PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Desa Terendam Banjir,
Puluhan Warga Desa Mumpa, Inhil Bangun Tenda Darurat di Jalan
TEMBILAHAN, Riauin.com - Kawasan Dusun Cabang Galah, Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling terendam banjir, Senin (9/10/17). Akibatnya, puluhan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang aman.
Informasi yang didapat dari lapangan, saat ini, seluruh korban banjir yang tergabung dari warga Parit 6 sampai Parit 9 Dusun Cabang Galah (Kolektor) ini membuat tenda-tenda darurat di depan Kantor Desa, ada juga di badan jalan besar tidak jauh dari Jembatan Rumbai Jaya.
Menurut keterangan Kepala Desa Mumpa Jumrani Mustapa, ketinggian air sekitar 1 meter itu akibat curah hujan lebat yang mengguyur desa Mumpa dalam sepekan ini. Selain itu juga, musibah ini disebabkan adanya pendangkalan parit di wilayah tersebut sehingga air tergenang dan tidak mengalir dengan baik.
Disebutkannya, hujan sudah mengguyur desa Mumpa sejak hari Selasa malam (3/10/17) lalu. Hingga saat ini pun , hujan masih saja mengguyur di wilayah tersebut.
"Saat ini, kami sedang mendata berapa jumlah jiwa yang menjadi korban. Sementara warga diungsikan dulu di halaman Kantor Desa, menjelang berkoordinasi dengan Camat dan Bupati.
Dikhawatirkan, kalau warga membangun tenda di badan jalan akan membahayakan keselamatan mereka.
Diharapkan, musibah ini segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait dan juga dapat dilakukan normalisasi parit yang mengalami pendangkalan di kawasan tersebut.(rtc)
Informasi yang didapat dari lapangan, saat ini, seluruh korban banjir yang tergabung dari warga Parit 6 sampai Parit 9 Dusun Cabang Galah (Kolektor) ini membuat tenda-tenda darurat di depan Kantor Desa, ada juga di badan jalan besar tidak jauh dari Jembatan Rumbai Jaya.
Menurut keterangan Kepala Desa Mumpa Jumrani Mustapa, ketinggian air sekitar 1 meter itu akibat curah hujan lebat yang mengguyur desa Mumpa dalam sepekan ini. Selain itu juga, musibah ini disebabkan adanya pendangkalan parit di wilayah tersebut sehingga air tergenang dan tidak mengalir dengan baik.
Disebutkannya, hujan sudah mengguyur desa Mumpa sejak hari Selasa malam (3/10/17) lalu. Hingga saat ini pun , hujan masih saja mengguyur di wilayah tersebut.
"Saat ini, kami sedang mendata berapa jumlah jiwa yang menjadi korban. Sementara warga diungsikan dulu di halaman Kantor Desa, menjelang berkoordinasi dengan Camat dan Bupati.
Dikhawatirkan, kalau warga membangun tenda di badan jalan akan membahayakan keselamatan mereka.
Diharapkan, musibah ini segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait dan juga dapat dilakukan normalisasi parit yang mengalami pendangkalan di kawasan tersebut.(rtc)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK