PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Nodai HUT Pelalawan,
Sejumlah Remaja Berpesta 'Ngelem' di Jantung Kota Pangkalan Kerinci
PANGKALANKERINCI, Riauin.com - Kemeriahan perayaan HUT kabupaten Pelalawan ke-18 yang jatuh pada 12 Oktober mendatang sepertinya ternodai oleh sekelompok bocah bebas berpesta 'ngelem' dijantung ibukota Pelalawan.
Adalah sebuah bangunan permananen yang berada di sudut lapangan Sepakbola Pangkalan Kerinci, dijadikan sebagai markas belasan bocah ini untuk 'ngefly' memakai lem cap kambing. Sepertinya, bangunan ini sudah lama digunakan oleh mereka.
Ironisnya, lagi mereka begitu bebas memamerkan kepiawaiannya, menghirup lem, tanpa sedikit takut kepada warga yang berada di dekat lapangan sepak bola. Dimotori pengaruh lem, mereka justru beraksi seperti orang kehilangan kesadaran.
Begitulah pemandangan peristiwa tak lazim yang terjadi, Ahad menjelang siang (8/10/17) di dekat lapangan bola Pangkalan Kerinci.
Pelatih SSB Pratama, Bahar kepada riauterkini.com, menuturkan, aktivitas 'ngelem' yang dilakukan oleh pemuda tanggung tersebut sudah berlangsung lama.
"Bangunan, itu ijadikan mereka sebagai markas untuk ngelem. Mereka ini tidak sedikitpun takut kepada warga," tutur Bahar.
Begitu didekati kata Bahar, mereka hanya cuek bebek saja dan tampak santai memegang lem yang sudah dituangkan ke dalam kemasan plastik. "Kita tak berani melarang mereka. Apalagi pengaruh lem itu, membuat kehilangan kesadaran. Akan tetapi, sangat mengusik ketenangan aktivitas anak-anak berlatih bola," tandasnya.
Di tempat terpisah, Sekdakab Pelalawan, Tengku Mukhlis mengaku bersama satuan polisi pamong praja sudah kelimpungan mengatasi persoalan bangunan di dekat lapangan bola ini dijadikan sebagai markas 'ngelem'.
"Satpol PP sudah bertindak dan kita sudah pusing mengatasi adanya tempat 'ngelem' di sebuah bangunan didekat lapangan bola ini," tandasnya.(rtc)
Adalah sebuah bangunan permananen yang berada di sudut lapangan Sepakbola Pangkalan Kerinci, dijadikan sebagai markas belasan bocah ini untuk 'ngefly' memakai lem cap kambing. Sepertinya, bangunan ini sudah lama digunakan oleh mereka.
Ironisnya, lagi mereka begitu bebas memamerkan kepiawaiannya, menghirup lem, tanpa sedikit takut kepada warga yang berada di dekat lapangan sepak bola. Dimotori pengaruh lem, mereka justru beraksi seperti orang kehilangan kesadaran.
Begitulah pemandangan peristiwa tak lazim yang terjadi, Ahad menjelang siang (8/10/17) di dekat lapangan bola Pangkalan Kerinci.
Pelatih SSB Pratama, Bahar kepada riauterkini.com, menuturkan, aktivitas 'ngelem' yang dilakukan oleh pemuda tanggung tersebut sudah berlangsung lama.
"Bangunan, itu ijadikan mereka sebagai markas untuk ngelem. Mereka ini tidak sedikitpun takut kepada warga," tutur Bahar.
Begitu didekati kata Bahar, mereka hanya cuek bebek saja dan tampak santai memegang lem yang sudah dituangkan ke dalam kemasan plastik. "Kita tak berani melarang mereka. Apalagi pengaruh lem itu, membuat kehilangan kesadaran. Akan tetapi, sangat mengusik ketenangan aktivitas anak-anak berlatih bola," tandasnya.
Di tempat terpisah, Sekdakab Pelalawan, Tengku Mukhlis mengaku bersama satuan polisi pamong praja sudah kelimpungan mengatasi persoalan bangunan di dekat lapangan bola ini dijadikan sebagai markas 'ngelem'.
"Satpol PP sudah bertindak dan kita sudah pusing mengatasi adanya tempat 'ngelem' di sebuah bangunan didekat lapangan bola ini," tandasnya.(rtc)
Berita Lainnya
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar