PANGKALANKERINCI, Riauin.com - Kemeriahan perayaan HUT kabupaten Pelalawan ke-18 yang jatuh pada 12 Oktober mendatang sepertinya ternodai oleh sekelompok bocah bebas berpesta 'ngelem' dijantung ibukota Pelalawan.
Adalah sebuah bangunan permananen yang berada di sudut lapangan Sepakbola Pangkalan Kerinci, dijadikan sebagai markas belasan bocah ini untuk 'ngefly' memakai lem cap kambing. Sepertinya, bangunan ini sudah lama digunakan oleh mereka.
Ironisnya, lagi mereka begitu bebas memamerkan kepiawaiannya, menghirup lem, tanpa sedikit takut kepada warga yang berada di dekat lapangan sepak bola. Dimotori pengaruh lem, mereka justru beraksi seperti orang kehilangan kesadaran.
Begitulah pemandangan peristiwa tak lazim yang terjadi, Ahad menjelang siang (8/10/17) di dekat lapangan bola Pangkalan Kerinci.
Pelatih SSB Pratama, Bahar kepada riauterkini.com, menuturkan, aktivitas 'ngelem' yang dilakukan oleh pemuda tanggung tersebut sudah berlangsung lama.
"Bangunan, itu ijadikan mereka sebagai markas untuk ngelem. Mereka ini tidak sedikitpun takut kepada warga," tutur Bahar.
Begitu didekati kata Bahar, mereka hanya cuek bebek saja dan tampak santai memegang lem yang sudah dituangkan ke dalam kemasan plastik. "Kita tak berani melarang mereka. Apalagi pengaruh lem itu, membuat kehilangan kesadaran. Akan tetapi, sangat mengusik ketenangan aktivitas anak-anak berlatih bola," tandasnya.
Di tempat terpisah, Sekdakab Pelalawan, Tengku Mukhlis mengaku bersama satuan polisi pamong praja sudah kelimpungan mengatasi persoalan bangunan di dekat lapangan bola ini dijadikan sebagai markas 'ngelem'.
"Satpol PP sudah bertindak dan kita sudah pusing mengatasi adanya tempat 'ngelem' di sebuah bangunan didekat lapangan bola ini," tandasnya.(rtc)