PILIHAN
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Berkunjung Ke Desa Junjungan
Bupati Inhil Terangkan Usaha Pemkab untuk Bisa Bangun Infrastruktur, dengan APBD yang Kecil
Tembilahan, Riauin.com - Untuk kesekian kalinya, Bupati Inhil, HM Wardan membeberkan hal-hal yang berkenaan dengan program pembangunan yang sejauh ini telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil.
Sejak awal, pelaksanaan program pembangunan, diakui Bupati, memang lebih menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur, seperti jalan, dermaga, tanggul dan bangunan yang bersifat fisik.
Namun, dalam prosesnya, Bupati menuturkan, pelaksanaan pembangunan di "Bumi Sri Gemilang" kerap kali dihadapkan pada permasalahan klasik, yakni keterbatasan anggaran.
"Karena terbatas, saya beserta jajaran di Pemkab Inhil terus berusaha mencari bantuan ke Pemerintah Provinsi hingga Pusat demi kelancaran jalannya pembangunan," ujar Bupati saat berkunjung ke Desa Junjangan, Kecamatan Batangtuaka, Inhil,Riau, Jumat (29/9/2017).
Upaya yang dilakukan tersebut, diungkapkan Bupati akhirnya dapat membuahkan hasil. Setiap tahun, gelontoran dana pembangunan yang berasal dari Pemerintah Provinsi Riau maupun Pusat terus berkucuran membuat perbaikan infrastruktur di "Negeri Hamparan Kelapa Dunia" kini dapat terus berjalan berkesinambungan.
"Yakin dan percayalah setiap tahun kita memperbaiki infrastruktur jalan," lanjtunya.
Bukan "Bupati Kelapa" namanya, jika Bupati Wardan tidak membicarakan persoalan kelapa dihadapan rakyatnya. Dihadapan masyarakat yang penuh antusiasme itu, Bupati juga menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan upaya penyelamatan Kebun Kelapa Rakyat yang dituangkan dalam beberapa program kebijakan Pemkab Inhil.
"Selain perbaikan infrastruktur, kita juga berfokus pada program-program perbaikan kebun kelapa rakyat karena hampir 70 persen masyarakat Inhil menggantungkan hidup kepada kelapa," tukas HM Wardan.(sfc)
Sejak awal, pelaksanaan program pembangunan, diakui Bupati, memang lebih menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur, seperti jalan, dermaga, tanggul dan bangunan yang bersifat fisik.
Namun, dalam prosesnya, Bupati menuturkan, pelaksanaan pembangunan di "Bumi Sri Gemilang" kerap kali dihadapkan pada permasalahan klasik, yakni keterbatasan anggaran.
"Karena terbatas, saya beserta jajaran di Pemkab Inhil terus berusaha mencari bantuan ke Pemerintah Provinsi hingga Pusat demi kelancaran jalannya pembangunan," ujar Bupati saat berkunjung ke Desa Junjangan, Kecamatan Batangtuaka, Inhil,Riau, Jumat (29/9/2017).
Upaya yang dilakukan tersebut, diungkapkan Bupati akhirnya dapat membuahkan hasil. Setiap tahun, gelontoran dana pembangunan yang berasal dari Pemerintah Provinsi Riau maupun Pusat terus berkucuran membuat perbaikan infrastruktur di "Negeri Hamparan Kelapa Dunia" kini dapat terus berjalan berkesinambungan.
"Yakin dan percayalah setiap tahun kita memperbaiki infrastruktur jalan," lanjtunya.
Bukan "Bupati Kelapa" namanya, jika Bupati Wardan tidak membicarakan persoalan kelapa dihadapan rakyatnya. Dihadapan masyarakat yang penuh antusiasme itu, Bupati juga menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan upaya penyelamatan Kebun Kelapa Rakyat yang dituangkan dalam beberapa program kebijakan Pemkab Inhil.
"Selain perbaikan infrastruktur, kita juga berfokus pada program-program perbaikan kebun kelapa rakyat karena hampir 70 persen masyarakat Inhil menggantungkan hidup kepada kelapa," tukas HM Wardan.(sfc)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK