PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
PKS Minta Perangkat Audit Dana Parpol Segera Disiapkan
JAKARTA, Riauin.com -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta pemerintah segera menyiapkan perangkat audit dana partai politik seiring dengan meningkatnya alokasi anggaran untuk dana setiap satu suara yang diperoleh partai politik yang lolos di Parlemen.
"Bersamaan dengan peningkatan anggaran itu kami minta pemerintah menyiapkan perangkat untuk melakukan audit pada partai politik. Jangan sampai dana sudah diberikan tetapi sistem auditnya belum," kata Presiden PKS Sohibul Iman di Jakarta, Rabu (20/9).
DPR dan pemerintah sepakat untuk meningkatkan alokasi anggaran dana partai politik yang lolos di parlemen, dari sebelumnya Rp 108 per suara menjadi Rp 1.000 per suara. Imam mengatakan, perangkat audit bagi dana parpol tersebut penting agar tidak terjadi penyalahgunaan alokasi anggaran.
"Karena itu kami meminta perangkat auditnya sehingga nanti uang negara ini, bisa betul-betul dipertanggungjawabkan oleh partai politik," katanya.
Ia mengatakan, selain untuk biaya operasional partai politik perlu juga untuk memikirka pendidikan politik masyarakat oleh partai politik. "Karena salah satu fungsi partai politik adalah melakukan pendidikan politik ke masyarakat," katanya.
Ia menambahkan, pengalaman di luar negeri, seperti di Jerman, lembaga atau yayasan untuk pendidikan politik ke masyarakat yang terafiliasi ke partai politik didanai oleh negara. Hal itu dapat menjadi salah satu contoh untuk pengembangan pendidikan politik oleh partai politik.
Sementara itu, ia mengatakan, PKS siap untuk menyongsong perangkat audit dalam penggunaan dana parpol. PKS, menurut dia, salah satu misinya adalah menjadi partai politik yang modern dengan tata kelola yang baik.(rol)
"Bersamaan dengan peningkatan anggaran itu kami minta pemerintah menyiapkan perangkat untuk melakukan audit pada partai politik. Jangan sampai dana sudah diberikan tetapi sistem auditnya belum," kata Presiden PKS Sohibul Iman di Jakarta, Rabu (20/9).
DPR dan pemerintah sepakat untuk meningkatkan alokasi anggaran dana partai politik yang lolos di parlemen, dari sebelumnya Rp 108 per suara menjadi Rp 1.000 per suara. Imam mengatakan, perangkat audit bagi dana parpol tersebut penting agar tidak terjadi penyalahgunaan alokasi anggaran.
"Karena itu kami meminta perangkat auditnya sehingga nanti uang negara ini, bisa betul-betul dipertanggungjawabkan oleh partai politik," katanya.
Ia mengatakan, selain untuk biaya operasional partai politik perlu juga untuk memikirka pendidikan politik masyarakat oleh partai politik. "Karena salah satu fungsi partai politik adalah melakukan pendidikan politik ke masyarakat," katanya.
Ia menambahkan, pengalaman di luar negeri, seperti di Jerman, lembaga atau yayasan untuk pendidikan politik ke masyarakat yang terafiliasi ke partai politik didanai oleh negara. Hal itu dapat menjadi salah satu contoh untuk pengembangan pendidikan politik oleh partai politik.
Sementara itu, ia mengatakan, PKS siap untuk menyongsong perangkat audit dalam penggunaan dana parpol. PKS, menurut dia, salah satu misinya adalah menjadi partai politik yang modern dengan tata kelola yang baik.(rol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK