Pengabdian Mahasiswa Kukerta UNRI Sosialisasi Stunting dan Workshop Makanan Sehat di Desa Sukajadi Lirik
RIAUIN.COM– Mahasiswa Kukerta Universitas Riau (UNRI) mengadakan sosialisasi stunting dan workshop makanan sehat di Desa Sukajadi merupakan Lokus (Lokasi Fokus) Stunting dalam tahun ini. Kegiatan ini bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan Posyandu dan Posbindu untuk bayi, ibu hamil, dan lansia Desa Sukajadi, Kecamatan Lirik, Indragiri Hulu, Senin (7/8/2023).
Sosialisasi dan workshop diadakan di Gedung Gor Jiro Desa Sukajadi. Tampak dihadiri perangkat desa, perangkat BKKBN, dokter, ahli gizi, serta bidan Puskesmas Kecamatan Lirik dan staf.
Seperti diketahui, stunting adalah gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis disebabkan oleh kurangnya asupan gizi berulang, serta pola asuh yang tidak memadai dalam 1000 hari pertama kehidupan. Oleh karena itu pengetahuan akan stunting dan pencegahannya sangat penting terutama bagi masyarakat desa.
Sosialisasi diawali dengan sambutan dari perwakilan perangkat Desa Sukajadi, yakni Kepala Dusun 1 Bapak Jurianto SH dan ketua pelaksana mahasiswa Kukerta UNRI http://unri.ac.id/ , Novril Gabriel Tampubolon.
Penyampaian materi dari dr Tri Lestari dan Ibu Hamidah Amd Keb selaku ahli gizi. Materi tentang stunting yang disosialisasikan berupa pengertian, penyebab, serta pencegahan stunting dengan 5 langkah A,B,C,D,E.
“Anak yang terindikasi stunting memiliki kecerdasan yang kurang maksimal dan lebih rentan terhadap penyakit, sehingga harus adanya pencegahan akan stunting mulai dari catin, ibu hamil, dan 1000 hari pertama kehidupan anak,” ucap Dr Tri Lestari selaku salah satu pemateri.
Materi dilanjutkan oleh Hamidah Amd Keb selaku pemateri kedua.
“Ada 5 langkah untuk mencegah stunting, melalui langkah A,B,C,D,E, dimana Aktif minum tablet tambah darah, Bumil teratur periksa kehamilan, Cukupi konsumsi protein hewani, Datang ke posyandu setiap bulan, Eksklusif ASI 6 bulan,” lanjut Hamidah, pemateri lainnya.
Kegiatan selanjutnya diadakan workshop makanan sehat yang diperagakan oleh mahasiswa kukerta UNRI. Workshop berisi kegiatan membuat nugget tempe yang terinspirasi dari makanan sehat yang murah, bergizi, dan menarik bagi anak-anak. Antusias masyarakat sangat tinggi selama kegiatan ini. Mengingat akan pengetahuan tentang stunting sangat penting serta workshop nugget tempe yang mudah untuk dibuat dan menarik bagi anak-anak.
Kegiatan sosialisasi stunting dan workshop makanan sehat ini diharapkan dapat memberi kesadaran bagi masyarakat desa khsusunya ibu-ibu, akan betapa pentingnya tumbuh kembang anak. Serta dapat meningkatkan kreativitas dan ketrampilan dalam mengolah makanan agar lebih menarik bagi anak-anak. -rls
Berita Lainnya
Ubah Air Gambut Jadi Air Bersih, Mahasiswa Universitas Pertamina Rancang Instalasi Komunal Berbiaya Terjangkau
Seratus Tiket Early Bird TEDxMAN Two Pekanbaru Youth Ludes dalam Hitungan Hari, Penjualan Normal Wave Telah Dibuka
Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina
Sulap Minyak Jelantah Jadi Produk Perawatan Sepatu, Mahasiswa UPER Raih Pendanaan P2MW 2026
Bisakah Gempa Ganda seperti di Venezuela Terjadi di Indonesia? Pakar UPER Beri Penjelasan Ilmiahnya
Perkuat Nilai Keberlanjutan di Lingkungan Kampus, UPER Jadi Tuan Rumah SDGs Center Conference 2026
Ubah Air Gambut Jadi Air Bersih, Mahasiswa Universitas Pertamina Rancang Instalasi Komunal Berbiaya Terjangkau
Seratus Tiket Early Bird TEDxMAN Two Pekanbaru Youth Ludes dalam Hitungan Hari, Penjualan Normal Wave Telah Dibuka
Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina
Sulap Minyak Jelantah Jadi Produk Perawatan Sepatu, Mahasiswa UPER Raih Pendanaan P2MW 2026
Bisakah Gempa Ganda seperti di Venezuela Terjadi di Indonesia? Pakar UPER Beri Penjelasan Ilmiahnya
Perkuat Nilai Keberlanjutan di Lingkungan Kampus, UPER Jadi Tuan Rumah SDGs Center Conference 2026