PILIHAN
Reses Anggota DPRD Riau Sewitri
Terima Laporan Masyarakat Soal Perusahaan tak Salurkan CSR
PEKANBARU, Riauin.com - Anggota DPRD Riau dari Dapil Siak-Pelalawan, Sewitri lakukan reses di Dapilnya. Berbagai aspirasi diterima politisi Golkar ini, termasuk adanya perusahaan di Pelalawan yang sama sekali tidak pernah menyalurkan CSR (Corporate Social Responsibility) kepada masyarakat tempatan. Seperti PT Serikat Putra yang dikeluhkan masyarakat Bandar Petalangan, Pelalawan kepada Sewitri.
CSR merupakan suatu konsep atau tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggungjawab perusahaan terhadap sosial maupun lingkungan sekitar di mana perusahaan itu berada. Seperti melakukan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan menjaga lingkungan.
"Banyak aspirasi yang disampaikan ke saya oleh masyarakat. Salah satunya, ada perusahaan besar di Pelalawan yang bergerak dibidang perkebunan yang sama sekali tidak pernah menyalurkan CSR untuk masyarakat setempat," kata Sewitri kepada riauterkinicom saat menceritakan hasil resesnya, Senin (04/09/17).
Selaku wakil rakyat, ia sangat menyayangkan hal tersebut. Ia akan mengkoordinasikan persoalan ini dengan instansi pemerintahan yang membidangi persoalan ini. Bagaimanapun menurutnya, sebuah perusahaan mesti menyalurkan CSR nya.
"Tentu saya akan mengkoordinasikan hal ini dengan instansi pemerintahan, juga dengan kawan-kawan anggota dewan yang membidangi perkebunan. Ini jelas sebuah persoalan yang mestinya tidak boleh terjadi," ungkapnya.
Selain aspirasi tentang CSR, adanya jalan rusak, bangunan sekolah yang butuh perbaikan, pelayanan kesehatan yang kurang maksimal, jaringan listrik juga jadi aspirasi yang disampaikan masyarakat kepadanya.
"Ada juga yang menyampaikan bahwa dengan sulitnya perkonomian saat ini, sejumlah usaha yang sempat dijalankan mereka, mengalami kemorosotan bahkan ada yang gulung tikar," ujar anggota Komisi I DPRD Riau ini.
Lebih lanjut ia mengatakan, seluruh aspirasi yang diterimanya bakal diperjuangkan untuk direalisasikan.
Termasuk mengkoordinasikan dengan pemerintah untuk membuat semacam pelatihan ekonomi yang dianggap bisa membantu mengatasi persoalan perekonomian masyarakat.
"Aspirasi-aspirasi yang disampaikan tentu kita sambut baik dan diperjuangkan untuk direalisasikan. Apsirasi juga akan dibacakan dalam Rapat Paripurna DPRD Riau, ya semacam laporan lah," jelasnya.
Pada reses kali ini, ia turun di Kecamatan Dayun dan Koto Gasib (Siak), Bandar Petalangan, Ukui, Langgam dan Bandar Sekijang (Pelalawan). (rtc)
CSR merupakan suatu konsep atau tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggungjawab perusahaan terhadap sosial maupun lingkungan sekitar di mana perusahaan itu berada. Seperti melakukan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan menjaga lingkungan.
"Banyak aspirasi yang disampaikan ke saya oleh masyarakat. Salah satunya, ada perusahaan besar di Pelalawan yang bergerak dibidang perkebunan yang sama sekali tidak pernah menyalurkan CSR untuk masyarakat setempat," kata Sewitri kepada riauterkinicom saat menceritakan hasil resesnya, Senin (04/09/17).
Selaku wakil rakyat, ia sangat menyayangkan hal tersebut. Ia akan mengkoordinasikan persoalan ini dengan instansi pemerintahan yang membidangi persoalan ini. Bagaimanapun menurutnya, sebuah perusahaan mesti menyalurkan CSR nya.
"Tentu saya akan mengkoordinasikan hal ini dengan instansi pemerintahan, juga dengan kawan-kawan anggota dewan yang membidangi perkebunan. Ini jelas sebuah persoalan yang mestinya tidak boleh terjadi," ungkapnya.
Selain aspirasi tentang CSR, adanya jalan rusak, bangunan sekolah yang butuh perbaikan, pelayanan kesehatan yang kurang maksimal, jaringan listrik juga jadi aspirasi yang disampaikan masyarakat kepadanya.
"Ada juga yang menyampaikan bahwa dengan sulitnya perkonomian saat ini, sejumlah usaha yang sempat dijalankan mereka, mengalami kemorosotan bahkan ada yang gulung tikar," ujar anggota Komisi I DPRD Riau ini.
Lebih lanjut ia mengatakan, seluruh aspirasi yang diterimanya bakal diperjuangkan untuk direalisasikan.
Termasuk mengkoordinasikan dengan pemerintah untuk membuat semacam pelatihan ekonomi yang dianggap bisa membantu mengatasi persoalan perekonomian masyarakat.
"Aspirasi-aspirasi yang disampaikan tentu kita sambut baik dan diperjuangkan untuk direalisasikan. Apsirasi juga akan dibacakan dalam Rapat Paripurna DPRD Riau, ya semacam laporan lah," jelasnya.
Pada reses kali ini, ia turun di Kecamatan Dayun dan Koto Gasib (Siak), Bandar Petalangan, Ukui, Langgam dan Bandar Sekijang (Pelalawan). (rtc)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK