PILIHAN
Pilgub 2018, Lukman Edy : Kami Lakukan Survey, Media Mana Paling Berpengaruh
Tembilahan, Riauin.com - Bakal Calon Gubernur Riau yang di gadang-gadang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukman Edy berbicara terkait permaslahan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) khususnya pemilihan Gubernur Riau 2018 mendatang.
Hal tersebut disampaikannya saat berkunjung ke kantor Harian Pagi Posmetro Indragiri bersama GM Pekanbaru Pos Grup, Khairul Amri dan tim, Direktur Posmetro Indragiri Efendi Aqil dan karyawan, Senin (21/8).
Menurut LE, sapaan akrab Lukman Edy bahwa pihaknya secara internal juga melakukan survey terkait media mana yang paling berpengaruh serta paling diminati masyarakat.
"Kita perlu media untuk sosialisasi program agar bisa sampai ke seluruh lapisan masyarakat," ungkap LE.
Menurutnya, sampai saat ini pergerakan politik terkait pemilihan kepala daerah masih terlihat dinamis, dimana semua partai masih belum punya calon yang akan didukung secara conform.
"Sekarang sudah modern, hampir semua partai memutuskan dukungan berdasarkan survey dan media berperan dalam meningkatkan elektabilitas setiap calon," kata LE lagi.
Ditambahkan LE bahwa memang untuk berkampanye melalui media massa tidak hanya melalui pemasangan iklan saja namun harus melalui langkah-langkah lain yang lebih bervariasi dan kreatif.
"Kita ada kegiatan menyapa sekolah, pasar murah, menyapa kampus dengan acara stand up comedy, jadi kita bicara serius bicara demokrasi sambil menghibur masyarakat. Disitu peran besar media yang kita perlukan untuk publikasi dan menarik minat masyarakat," tambahnya. (rls)
Hal tersebut disampaikannya saat berkunjung ke kantor Harian Pagi Posmetro Indragiri bersama GM Pekanbaru Pos Grup, Khairul Amri dan tim, Direktur Posmetro Indragiri Efendi Aqil dan karyawan, Senin (21/8).
Menurut LE, sapaan akrab Lukman Edy bahwa pihaknya secara internal juga melakukan survey terkait media mana yang paling berpengaruh serta paling diminati masyarakat.
"Kita perlu media untuk sosialisasi program agar bisa sampai ke seluruh lapisan masyarakat," ungkap LE.
Menurutnya, sampai saat ini pergerakan politik terkait pemilihan kepala daerah masih terlihat dinamis, dimana semua partai masih belum punya calon yang akan didukung secara conform.
"Sekarang sudah modern, hampir semua partai memutuskan dukungan berdasarkan survey dan media berperan dalam meningkatkan elektabilitas setiap calon," kata LE lagi.
Ditambahkan LE bahwa memang untuk berkampanye melalui media massa tidak hanya melalui pemasangan iklan saja namun harus melalui langkah-langkah lain yang lebih bervariasi dan kreatif.
"Kita ada kegiatan menyapa sekolah, pasar murah, menyapa kampus dengan acara stand up comedy, jadi kita bicara serius bicara demokrasi sambil menghibur masyarakat. Disitu peran besar media yang kita perlukan untuk publikasi dan menarik minat masyarakat," tambahnya. (rls)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK