PILIHAN
PKB Perjuangkan Presidential Treshold 10 Persen
JAKARTA, Riauin.com -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, mengatakan pihaknya tetap konsisten pada opsi ambang batas pencalonan presiden (presidential treshold) sebesar 10 persen. Meski demikian, PKB tetap memiliki pandangan tersendiri jika nantinya ambang batas pencapresan tetap sebesar 20 persen.
"Sikap dasar PKB tetap pada ambang batas pencalonan presiden sebesar 10 persen. Kami masih memperjuangkan hal itu," tegas Muhaimin di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/7).
Sementara itu, terkait dengan ambang batas parlemen (parliamentary treshold), PKB mengusulkan pada besaran 5-7 persen. "Jadi sikap PKB satu paket baik ambang batas pencalonan presiden dan ambang batas parlemen," lanjutnya.
Ketika disinggung mengenai sikap pemerintah yang tetap tegas mengupayakan ambang batas 20 hingga 25 persen untuk pencalonan presiden, Muhaimin menyatakan ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Pertama, ambang batas parlemen harus sebesar lima persen. Kedua, penghitungan perolehan kursi harus sebanyak 38 kursi.
Pandangan ini, kata Muhaimin, bukan berarti menunjukkan sikap PKB yang melunak. "PKB tetap pada opsi 10 persen. Namun, jika nanti kesepakatan bersama memilih 20 persen, maka harus dengan sejumlah syarat itu," tambahnya.(rol)
"Sikap dasar PKB tetap pada ambang batas pencalonan presiden sebesar 10 persen. Kami masih memperjuangkan hal itu," tegas Muhaimin di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/7).
Sementara itu, terkait dengan ambang batas parlemen (parliamentary treshold), PKB mengusulkan pada besaran 5-7 persen. "Jadi sikap PKB satu paket baik ambang batas pencalonan presiden dan ambang batas parlemen," lanjutnya.
Ketika disinggung mengenai sikap pemerintah yang tetap tegas mengupayakan ambang batas 20 hingga 25 persen untuk pencalonan presiden, Muhaimin menyatakan ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Pertama, ambang batas parlemen harus sebesar lima persen. Kedua, penghitungan perolehan kursi harus sebanyak 38 kursi.
Pandangan ini, kata Muhaimin, bukan berarti menunjukkan sikap PKB yang melunak. "PKB tetap pada opsi 10 persen. Namun, jika nanti kesepakatan bersama memilih 20 persen, maka harus dengan sejumlah syarat itu," tambahnya.(rol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK