Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
Jelang Pilkada Serentak, Wakil Ketua DPD RI Minta Media Netral
RIAUIN, PALANGKA RAYA - Wakil Ketua DPD RI Mahyudin berpandangan media massa memiliki kekuatan untuk mempengaruhi opini publik pada saat perhelatan Pilkada serentak 2020. Di samping itu, media juga mempunyai peran yang strategis dalam mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada serentak ini kepada masyarakat khususnya Kalimantan Tengah dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
"Dalam pelaksanaan Pemilu, media diharapkan menyajikan fakta-fakta dan informasi independen tentang peristiwa dan isu-isu yang akan jadi referensi bagi masyarakat dalam membuat keputusan," ucap
Mahyudin saat berkunjung ke Harian Umum Tabengan, Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (28/11).
Menurutnya peran penting media adalah menyediakan informasi yang dibutuhkan warga. Oleh karena itu, independensi media sangatlah dipertaruhkan. "Independen dari otoritas politik, otoritas sosial atau bisnis, dan tidak ada bias personal," terang Mahyudin.
Pada perkembangan saat ini, lanjutnya, media masa diharapkan lebih mengedepankan informasi yang valid dan menjunjung netralitas pada saat pemilu berlangsung. Media selama ini dianggap sebagai kontrol sosial atau penengah dalam kehidupan sosial politik yang ada.
"Peran media sebagai lembaga independen disamping legislatif, ekseskutif dan yudikatif, diharapkan menjadi corong masyarakat terhadap dinamika sosial politik di suatu daerah," kata Mahyudin.
Dalam pandangan DPD RI, Pilkada serentak pada dasarnya bagian dari ikhtiar dalam membangun sistem demokrasi yang stabil dan matang. Untuk itu DPD RI memberi atensi yang sangat besar, dalam mengawal dan mendorong lahirnya pemimpin daerah yang baik dan berintegritas.
"Kami mendorong agar media massa mengedepankan informasi yang akurat dan akuntabel, serta media massa sebagai alat yang independen dan netral pada saat pemilu berlasung. Kami beranggapan bahwa Media selama ini dianggap sebagai kontrol sosial atau penengah dalam kehidupan sosial politik yang ada," jelas Mahyudin.
Mahyudin juga mendorong agar media dapat memberikan informasi lapangan yang valid atas proses persiapan hingga pelaksanaan Pilkada pada masa pandemi Covid-19 di daerah. "Hal tersebut penting sebagai evaluasi dan masukan konstruktif bagi Pemerintah, penyelenggara Pilkada, serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam proses penyelenggaraan Pilkada," ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPD RI asal Provinsi Kalimantan Tengah Yustina Ismiati mengatakan Harian Umum Tambengan masih dalam kategori netral. Menurutnya dari berita-berita yang disajikan tidak ada pesanan.
"Saya berharap ini diperhatikan jangan sampai menimbulkan berita tak berimbang atau tak sesuai fakta. Ini yang saya harapkan dan semoga bisa menjadi pelopor media yang bisa mengedukasi masyarakat," paparnya.
Di kesempatan yang sama, Pimpinan Umum Harian Umum Tambengan Andrey Leonardo Narang berterimakasih atas kunjungan dari rombongan DPD RI. Ia berharap kunjungam kali ini bisa berjalan sukses. "Kehadiran kami memberikan sumbangsih agar Kalteng bisa lebih baik lagi. Kami juga berharap bisa menjadi jembatan awal untuk silaturahmi antara DPD RI dan media," tukasnya. (*)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK