Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
Waduh Mahalnya, Terungkap Segini Rata-Rata Biaya Rawat Pasien Positif Covid-19
RIAUIN.COM - Virus Corona atau yang sering disebut Covid-19 pun merupakan penyakit yang ditakuti masyarakat dunia saat ini. Bukan hanya karena keparahan gejala klinisnya bisa menyebabkan penderitanya meninggal dunia, namun juga dari segi biaya perawatan yang mesti dikeluarkan.
Guru Besar Fakultas Kesehatan Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof dr Hasbullah Thabrany mengungkap hasil kajiannya dengan Kementerian Kesehatan terkait biaya perawatan pasien Covid-19. Terungkap rata-rata biaya yang mesti dikeluarkan untuk pasien positif Covid-19 dengan penyakit komorbid alias penyerta mencapai Rp184 juta.
Bahkan kisaran termahal yang ditemui adalah mencapai hampir Rp450 juta. Hal ini dipengaruhi oleh seberapa parah tingkat keparahan penyakit serta daya tahan tubuh sang pasien itu sendiri.
"Kembali lagi sangat tergantung berapa besar penyakitnya, berapa banyak penyakit penyakit yang dia punya," terang Hasbullah dalam dialog bersama Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro, Senin (16/11/2020).
'Dan seberapa serius penyakitnya, juga daya tahan tubuhnya. Kalau cukup lama (dirawat) bisa menghabiskan Rp500 juta, Rp600 juta. Tapi dari kajian yang saya survei di 9 provinsi yang tertinggi Rp446 juta. Rata-rata habisnya Rp184 juta," imbuh Hasbullah, dikutip dari Kumparan.
Hal itu pun belum diakumulasikan dengan lama waktu perawatan pasien yang kebanyakan mencapai 2 pekan lebih. "Rata-rata dirawat 15,4 hari," terang Hasbullah.
Besarnya biaya yang dikeluarkan ini namun tak sebanding dengan kerugian yang dialami sang pasien. Sebab tentu saja penghasilan pasien terpaksa hilang selama menjalani perawatan, sehingga kerugian yang dialami makin besar.
"Nah kita tahu kan semua orang tahu bahwa kalau sakit enggak bisa bekerja," kata Hasbullah. "Kalau biasanya misalnya dokter nih kan praktik kalau dia sakit ya enggak bisa. Hilang pendapatannya, tapi orang enggak mikir itu."
Oleh karena itu, Hasbullah meminta masyarakat untuk tidak memandang sebelah mata penyakit ini kendati biaya perawatan semua ditanggung oleh negara. Masyarakat pun harus aktif mengikuti protokol kesehatan yang berlaku dengan sebaik mungkin agar tidak tertular maupun menularkan Covid-19. - gha
Berita Lainnya
Wujudkan Sinergi Bagi Negeri, Capella Honda Riau Apresiasi SMK Binaan Honda Lewat Program AHASS Goes to School
Satu Hati Menemani Setiap Langkah, Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Hari Pelanggan Nasional 2026
Sepenuh Hati Memahami, Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Bersama Pelanggan di Sumatera
Tembus 170 Bikers, New Vario Evo Night Ride Vol 2 Ramaikan Malam Pekanbaru
Perkuat Ekosistem Pembelajaran Digital, Telkomsel Dukung PBAK UIN Suska Riau 2026
Zahra Nur Habibni Wakili Riau di AHM Best Student 2026 Tingkat Nasional
Wujudkan Sinergi Bagi Negeri, Capella Honda Riau Apresiasi SMK Binaan Honda Lewat Program AHASS Goes to School
Satu Hati Menemani Setiap Langkah, Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Hari Pelanggan Nasional 2026
Sepenuh Hati Memahami, Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Bersama Pelanggan di Sumatera
Tembus 170 Bikers, New Vario Evo Night Ride Vol 2 Ramaikan Malam Pekanbaru
Perkuat Ekosistem Pembelajaran Digital, Telkomsel Dukung PBAK UIN Suska Riau 2026
Zahra Nur Habibni Wakili Riau di AHM Best Student 2026 Tingkat Nasional