PILIHAN
Kembali Jadi Ketua Umum Gerindra
IPR: 99,9 Persen Prabowo Nyapres 2024, Ini 4 Alasannya
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. /F: internet
JAKARTA, RiauIN.com- Ketua Umum Partai Gerinda, Prabowo Subianto hampir 99,9 persen akan maju menjadi Calon Presiden (Capres) 2024.
Isu itu berkembang, setelah ia disetujui kembali menjadi Ketua Umum Partai Gerinda. "Hampir 99,9 persen Prabowo akan maju jadi capres lagi di 2024," kata Direktur Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komaruddin, Minggu (7/6/2020).
Ujang menyebut, ada beberapa faktor yang membuat Prabowo tampak ingin dan berpeluang maju lagi. Pertama, Prabowo terpilih menjadi Ketum Gerindra. Dengan menjadi Ketua Umum, Ujang menilai Prabowo lebih mudah melangkah sebagai capres.
"Karena jika dipegang oleh kader lain, maka akan kesulitan dalam memuluskan langkahnya menuju 2024. Karena bisa saja kader lain itu, berkeinginan juga jadi capres," kata dia.
Kedua, Pilpres 2024 tak ada memiliki calon pejawat atau incumbent. Presiden saat ini, Jokowi tak bisa maju lagi. Dengan peluang itu, Ujang menilai Prabowo bisa merasa memiliki peluang dan percaya diri. "Karena lawan-lawannya muka-muka baru di Piilpres 2024," kata Pengajar Politik Universitas Al-Azhar itu.
Ketiga, lanjut Ujang, rasa penasaran Prabowo yang sudah tiga kali maju di arena Pilpres dan tiga kali juga gagal dinilai ya masih mendorong Prabowo maju sebagai Capres. "Nah rasa penasaran itu akan dituntaskan di 2024," kata Ujang.
Keempat, Ujang menambahkan, tak ada aturan yang melarang dia untuk maju menjadi capres. Maka dia sebagai politisi, akan mengambil peluang itu untuk maju. "Maju di Pilpres 2024 iya. Tapi soal menang atau kalah itu soal takdir Tuhan dan soal dukungan rakyat," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago meragukan Prabowo bakal berhasil jika nekat melaju kembali sebagai Capres. "Bagi saya bisa saja Prabowo ini sudah tidak relevan lagi, karena dia adalah tokoh lama yang saya katakan tokoh usang lah, narasi yang dibawa adalah narasi yang lama," kata Pangi, Minggu (7/6/2020).
Sebab, kata dia, ada anggapan bahwa Prabowo telah menghianati amanat rakyat. Publik sudah mempertanyakan sikap Prabowo yang justru bergabung dalam kekuatan rezim Joko Widodo sebagai Menteri Pertahanan. "Padahal, rakyat memilki harapan besar pada Prabowo dan Gerindra sebagai bagian besar oposisi," ujar Pengajar Politik UIN Syarief Hidayatullah itu.
Survei Indobarometer pada Januari 2020 lalu menghasilkan sejumlah nama yang dianggap sebagai Capres terkuat untuk 2024. Nama - nama yang muncul di antaranya Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Prabowo masih menjadi yang terkuat saat itu.
Ketua Umum Partai Gerindra itu masih menjadi capres terkuat berdasarkan simulasi 22 nama. Dukungan publik tertinggi jatuh kepada Prabowo Subianto sebesar 22,5 persen, disusul Anies Baswedan 14.3 persen, Sandiaga Salahuddin Uno 8,1 persen, Ganjar Pranowo 7, 7 persen dan Tri Rismaharini 6, 8 persen. "Keunggulan Prabowo tersebut terjadi jika Jokowi tidak ikut lagi bertarung di Pilpres 2024," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari.***
Sumber : Sumber : republika. co. id /
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK