PILIHAN
Melawan Covid-19
Pasien Positif Corona Terus Bertambah, RS Darurat di Jatim Siap Beroperasi
Rumah Sakit Darurat untuk pasien Covid-19 di Jawa Timur. /Medcom.id
MALANG, RiauIN.com – Satgas Gugus Penanganan Covid-19 Jawa Timur terus berupaya menambah kapasitas rumah sakit darurat bagi penderita corona. Hal ini sebagai upaya memberikan daya tampung seiring semakin bertambahnya kasus pasien positif corona di Jawa Timur.
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dr Joni Wahyuadi mengatakan rumah sakit darurat di Surabaya dalam waktu dekat akan siap digunakan.
“Untuk rumah sakit lapangan di tenda (di Puslitbang Humaniora di Jalan Indrapura Surabaya) untuk pasien OTG (Orang Tanpa Gejala) dan ringan yang bisa mandiri sudah jadi, besok kita mulai,†ujar Joni saat berada di Kota Malang pada Sabtu (16/5/2020) malam.
Baca Juga:
Nantinya lanjut Joni, rumah sakit darurat menempati tiga tenda berukuran 10 x 20 meter, yang mampu menampung pasien kisaran 20-40 orang.
“Ada tiga tenda ukuran 10 x 20 meter, bisa muat 20-40 pasien, yang lebih enak dan ideal itu 30 pasien,†imbuhnya.
Meski sifatnya rumah sakit darurat di tenda, Joni memastikan standar keamanan akan cukup ketat dalam pengawasannya.
“Hari ini sudah ada yang mengonfirmasi, kita akan lakukan pengamanan yang ketat, jangan sampai pasien ini bisa jalan-jalan ke luar rumah sakit,†bebernya.
Selain rumah sakit darurat berbasis tenda, Satgas Covid-19 Jatim juga tengah menyiapkan rumah sakit darurat tambahan berbasis bangunan di area Puslitbang Humaniora di Jalan Indrapura Surabaya.
“Gedungnya dalam proses sampai muat 200 pasien lebih. Prosesnya sekarang 70-an persen sedang diperbaiki, karena rumah sakit lama yang tidak dipakai ada sepuluh tahun,†jelasnya.
Nantinya bila rumah sakit darurat berbentuk bangunan ini dapat merawat pasien-pasien corona dengan gejala ringan hingga sedang, dan disiapkan standar ruang pemulasaran jenazah khusus corona.
“Ada ruang perawatan untuk ringan dan sedang, dan standar pemulasaran jenazah, kalau lancar seminggu akan selesai,†ucapnya.
Sementara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga tengah menyiapkan satu rumah sakit darurat di Malang yang mampu menampung pasien-pasien corona.
“Di Malang ada safe house di Kepanjen yang menurut saya menyerupai RS darurat yang dirawat positif dengan gejala ringan dan sedang,†pungkasnya.
Sebagai informasi hingga Minggu pagi 17 Mei 2020, pasien positif corona di Jawa Timur menembus angka 2.088 orang.
Bahkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) pun melonjak menjadi 4.822 orang, dengan 22.6m13 orang dalam pemantauan (ODP).(gha)
Sumber : Sumber: OkeZone /
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing