PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Percepat Penanganan Pandemi Covid-19
Siap-Siap, PSBB Bakal Diterapkan di Seluruh Pulau Jawa
Penerapan PSBB oleh petugas di lapangan. /tagar.id
JAKARTA, RiauIN.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengusulkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di seluruh provinsi di Pulau Jawa, agar percepatan penanganan pandemi Corona atau Covid-19 bisa semakin efektif.
Tentunya, ini harus didukung oleh TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan di pusat dan daerah.
"Kita memang perlu pemberlakuan PSBB se-Jawa. Ini supaya (penyebaran Covid-19) bisa ditekan," kata Sekretaris Utama BNPB Harmensyah dalam rapat dengar pendapat virtual dengan Komisi VIII DPR, Selasa (12/5/2020).
Harmensyah mengyatakan, telah merekomendasikan agar daerah yang memiliki kasus positif Covid-19 dengan jumlah tinggi untuk melaksanakan PSBB atas inisiatif pemerintah daerah.
"Tentunya, ini harus didukung oleh TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan di pusat dan daerah," ujarnya.
Menurut Harmensyah, pertimbangan pemberlakukan PSBB di seluruh daerah Jawa itu setelah mengamati perkembangan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia yang tidak kunjung menunjukkan penurunan penambahan kasus baru. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, jumlah kasus Covid-19 terbanyak memang di Pulau Jawa.
"Kalau kita lihat sekarang ini belum semua daerah menerapkan PSBB. Jadi, kami merekomendasikan daerah yang tinggi angka kasus positif terkonfirmasi unuk direkomendasikan melaksanakan PSBB atas dasar inisiatif daerah," tutur Harmensyah.
Diketahui, Jumlah pasien positif Covid-19 di Pulau Jawa sekitar 70 persen dari total kasus nasional. Bahkan, jumlah kasus kematian Covid-19 di Pulau Jawa sekitar 80 persen dari total nasional. Sedangkan, total jumlah pasien yang sembuh di Pulau Jawa sebanyak 56 persen dari total kasus sembuh nasional.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengaku siap untuk menerapkan PSBB se-Jawa Tengah. Ia mengatakan, mengikuti apapun keputusan pemerintah pusat untuk penanganan virus Corona atau Covid-19.
"Kami siap saja dengan segala skenario. Kami akan mengikuti komando dari pusat. Pokoknya keputusan apa yang dari pusat akan kita dukung," kata Ganjar, Selasa, 12 Mei 2020.
Ganjar menyebut jika kebijakan PSBB seluruh Jawa itu benar dilakukan, pihaknya akan menyiapkan segala perangkat untuk menyelenggarakan. Termasuk memperhatikan kondisi tenaga medis dan rumah sakit.
"Sampai seandainya, jangan lupa front paling akhir, dalam hal ini tenaga medis dan rumah sakit, akan kita lengkapi. Pokoknya semua skenario dari pusat kita siap," ucap dia.(vie)
Sumber : Sumber: Tagar.id /
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing