PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Putuskan Mata Rantai Covid-19
Bupati Alfedri Tak Berkeras Lagi, Siak Siap Ikut PSBB Riau
Alfedri. /ist
SIAK, RiauIN.com - Rencana Pemerintah Provinsi Riau yang akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mendapat dukungan dari Bupati Siak Alfedri.
Kepada wartawan di Siak Sri Indrapura, Alfedri tidak berkeras lagi. Meskipun Kabupaten Siak masih belum tergolong transmisi lokal, namun Siak siap melaksanakan PSBB jika izin Menteri Kesehatan keluar.
Dikatakan, hal ini diambil sebagai langkah bersama untuk memutus mata rantai penyebar virus Covid-19 di seluruh daerah Provinsi Riau.
"Saya sudah sampaikan, Siak ikut PSBB Riau. Setelah turun Pergub, kita akan bikin Perbup. Kita akan siapkan apa peran dan tanggungjawab masing-masing kabupaten/kota yang ikut PSBB, termasuk di Siak. Lalu apa peran dan tanggungjawab dari Pemprov Riau untuk daerah yang ikut PSBB. Ini perlu kita ketahui juga," kata Bupati Siak Alfedri, Jumat (8/5/2020).
Menurutnya, pihaknya setuju dan mengikuti PSBB Riau dikarenakan tidak ada yang bisa memperkirakan situasi yang berkembang dalam penularan COVID-19. Meskipun Kabupaten Siak belum masuk kategori zona merah sebagai salah satu syarat dari kementerian kesehatan daerah yang bisa mengajukan dan menerapkan PSBB.
"Kalau kita yang mengusulkan, tentu tidak bisa. Sebab belum masuk kriteria dari Kemenkes," kata dia.
Namun lanjutnya, pemerintah provinsi berhak mengusulkan ke Kemenkes berdasarkan kajian yang dilakukan oleh tim ahli Pemprov.
"Kalau kami sudah siap. Sebab selama ini hal ini sudah dilakukan kajian. Mulai dari penerima sembako bersumber dari APBD Siak dan juga akan di-top up oleh Pemprov Riau," ujarnya.
Kajian PSBB sudah intens dibahas Pemkab selama ini dengan melibatkan Kejari dan Polres Siak. Bahkan selain mendirikan posko, jenis usaha apa yang akan dibatasi jika diberlakukan PSBB juga sudah dibahas dalam pertemuan tersebut.
Termasuk juga menyinkronkan data penerima BLT dari dana kampung sebesar Rp600 ribu dan BLT dari Pemprov Riau Rp300 ribu.
"Anggaran juga sudah kita siapkan. Termasuk anggaran bikin posko. Jadi, Kalau memang ada yang belum dianggarkan, tak perlu khawatir, kita punya belanja tidak terduga," tukas Alfedri lagi.(gha)
Berita Lainnya
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah
Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi
Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah
Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi
Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal