PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Siak Belum Terapkan PSBB, Ini Alasan Bupati Alfedri
Bupati Siak Alfedri.
SIAK, Riauin.com - Bupati Siak Alfedri belum memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebab masyarakat di daerah tersebut belum ada yang positif Covid-19.
"Tadi telah berlangsung Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Gubernur, Forkompimda Provinsi dan seluruh kabupaten-kota se-Provinsi Riau, terkait dengan kesiapan masing-masing kabupaten-kota untuk mengusulkan pembatasan sosial berskala besar," kata Alfedri, Senin (13/4/2020).
Dijelaskan Alfedri, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 tahun 2020, sebagaimana Pekanbaru sudah ditetapkan sebagai PSBB oleh Menteri Kesehatan. Tetapi masing-masing daerah tentu situasi dan kondisinya berbeda.
Dia mencontohkan, di Siak sampai hari ini untuk kasus yang positif Covid-19 masih nihil.
"PDP kita ada 10 yang dalam perawatan, 1 di Pekanbaru warga Perawang. 5 di RSUD Tengku Rafian, 3 sudah pulang karena sudah sembuh dan 1 meninggal," ujarnya.
Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 1.758. Untuk PDP sebarannya belum ke seluruh kecamatan. Baru 5 kecamatan, yaitu Siak, Tualang, Kandis, Sungai Apit, dan Sabak Auh.
"Sekarang baru 5 yang PDP dari yang 10 tadi, 9 kecamatan sampai sekarang belum ada PDP dan positif Covid-19. Jadi artinya kalau mengajukan PSBB tentu harus seperti daerah lain, di antaranya Kota Pekanbaru itu sudah banyak positif, apalagi Bogor dan Bekasi. Kita ini belum ada yang positif, mudah-mudahan tidak ada," ujar Alfedri.
"Tentu ini kepeduliannya dulu, baru nanti kesiapan anggaran, jejaring pengaman, aspek sosial, alat kesehatan, dan lain-lain," tambahnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, begitu juga di setiap kampung, pemerintah kabupaten sudah rapat dengan camat agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKAM) direvisi, terutama menyiapkan masker ke seluruh rumah tangga, termasuk hand sanitazer, pencuci tangan, dan lain-lain itu disiapkan oleh masing-masing kampung.
"Begitu juga perusahaan, kita sudah surati melalui forum Corporate Social Responsibility (CSR) ada yang membantu alat pelindung diri (APD), ada yang sudah membantu sembako dan disinfektan," ungkap Alfedri.
"Kami sudah minta kepada organisasi perangkat daerah untuk menyiapkan proposal pemetaan dan datanya. Dan itu juga untuk merevisi anggaran atau pembahasan anggaran," pungkasnya.(nal)
Berita Lainnya
Pemprov Riau Kucurkan Dana Verval, 76 Bangunan KDKMP di Siak Selesai 100 Persen
Pemkab Siak Gandeng Swasta Perbaiki Jalan Rusak 6,4 Km, Bupati Afni Kecewa DBH 2027 Dipangkas
Sabet Juara II MTQ Nasional XXXI, Pemkab Siak Ganjar Afif Muhammad Bonus Umrah dan Beasiswa
Diskes Siak Siapkan 119 Ribu Masker Usai Kasus ISPA Melonjak Lagi
Siak Publikasikan ISPU Tiap Hari, Penanganan Karhutla Dipantau dari Pendidikan Lemhannas
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Pemprov Riau Kucurkan Dana Verval, 76 Bangunan KDKMP di Siak Selesai 100 Persen
Pemkab Siak Gandeng Swasta Perbaiki Jalan Rusak 6,4 Km, Bupati Afni Kecewa DBH 2027 Dipangkas
Sabet Juara II MTQ Nasional XXXI, Pemkab Siak Ganjar Afif Muhammad Bonus Umrah dan Beasiswa
Diskes Siak Siapkan 119 Ribu Masker Usai Kasus ISPA Melonjak Lagi
Siak Publikasikan ISPU Tiap Hari, Penanganan Karhutla Dipantau dari Pendidikan Lemhannas
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan