• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
23 Agustus 2026
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
23 Agustus 2026

  • Home
  • Meranti

Api di Rangsang Tak Kunjung Padam, Sudah 10 Hari Personel Satgas Tidur di Lokasi Karhutla

Redaksi
Kamis, 05 Maret 2020 07:45:45 WIB
Cetak

SELATPANJANG, Riauin.com - Tim Satgas Darat Karhutla Kabupaten Kepulauan Meranti masih berupaya memadamkan api di lahan gambut yang terjadi di Kecamatan Rangsang. Kebakaran ini sudah terjadi selama 10 hari sejak Sabtu (23/2/2020) lalu.

Namun, api yang tak kunjung padam membuat anggota terpaksa tidur di lokasi bekas kebakaran sambil berjaga- jaga.

Bermodalkan tenda, para personel pemadam yang terdiri dari anggota BPBD, TNI dan Polri itu tidur di hutan yang tidak jauh dari lokasi karhutla yang terjadi di tiga Desa di Pulau Rangsang, yakni Desa Telesung, Bungur dan Tanjung Kedabu.

Karena tugas, mereka harus meninggalkan anak dan istri dalam waktu yang lama untuk berjibaku memadamkan api di lahan gambut itu. Upaya pemadaman terus dilakukan, namun karena kendala air dan tiupan angin yang kencang membuat api menjadi besar.

Kepala Seksi Karhutla dan Kecelakaan, BPBD Kepulauan Meranti, Ekaliptus mengatakan banyaknya kendala yang dihadapi petugas, membuat para personel terpaksa tidur di hutan.

"Sebenarnya sudah masuk dalam tahap pendinginan, namun pada malam hari angin selalu bertiup kencang dari arah laut membuat api hidup kembali dan membesar," kata Eka, Rabu (4/3/2020).

Sulitnya pemadaman, sambung dia, karena akses ke lokasi cukup jauh, kondisi kebakaran sudah sangat luas, dan sumber air terbatas. Adapun lahan yang mengalami kebakaran merupakan semak belukar.

"Lokasi kebakaran tanah gambut, jadi agak sulit dikendalikan. Ditambah sumber air yang terbatas," ujarnya.

Walaupun demikian, tambah dia, pihaknya akan terus berupaya maksimal untuk menaklukkan api tersebut.

Saat ini ada dua regu yang melakukan pemadaman, yakni di Desa Telesung dan Tanjung Kedabu.

"Untuk pemadaman hari ini kami bagi dua regu, saya memimpin yang di Telesung dengan tujuh anggota dan Danramil memimpin di Desa Tanjung Kedabu dengan 11 anggota. Kalau disana api masih menyala, kalau disini api sudah bisa dipadamkan dimana tadi malam api dari Desa Bungur balik ke Telesung lagi padahal sudah kami blok sebelumnya," kata Ekaliptus.

Walaupun sudah terlalu lama di lapangan, namun kata Eka pihaknya belum berniat untuk pulang sampai dipastikan api benar-benar sudah padam.

"Angin yang kencang membuat api kembali menyala. Walaupun sudah 10 hari di lapangan kami belum bisa pulang dan tak bisa ditinggalkan sampai api dipastikan benar-benar padam. Kemarin saya baru sesuap nasi masuk ke mulut sudah ada masyarakat melapor jika api kembali menyala, dan terpaksa saya bergegas dan meninggalkan makanan," cerita Eka.

Karena karhutla itu semakin meluas dan sulit dijangkau, pihaknya kemudian melakukan koordinasi ke BPBD Provinsi Riau untuk melakukan water bombing dengan melibatkan dua perusahaan yakni RAPP dan Sinarmas.

"Water Bombing ini sudah tiga kali dilakukan, pertama itu di Desa Bungur yang kedua dan ketiga itu di Desa Tanjung Kedabu. Kebakaran itu tidak terjangkau lagi dari sumber air, sehingga perlu di bombing agar api menjadi terhambat jadi kita bisa mengejar, kalau tidak kita bisa kalah cepat," kata Eka.

Dalam hal ini perusahaan yang tergabung dalam PT Asia Pulp Paper (APP) Sinarmas Forestry Wilayah Riau mempersiapkan satu helikopter water bombing jenis Superpuma dengan kapasitas bucket air 5.000 liter sekali angkut.

"Dalam upaya memadamkan api sebanyak 240 ribu liter air telah dijatuhkan di lokasi kebakaran itu," ujarnya.

Dia juga mengatakan upaya pemadaman itu bentuk kerjasama perusahaan dengan BPBD Riau.(int/nol)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran

Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman

Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari

Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas

Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal

Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang

Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran

Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman

Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari

Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas

Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal

Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemko Pekanbaru Bebaskan Lahan Kantor Camat Bukit Raya untuk Atasi Macet Kaharuddin Nasution
  • 2 Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
  • 3 Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
  • 4 Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
  • 5 Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
  • 6 Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
  • 7 Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
  • 8 Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
  • 9 Peta Kekuatan Perdelapan Final Pacu Jalur 2026: Siapa Layak ke Grand Final?
Terkini +INDEKS

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istisqa Serentak di 15 Kecamatan

26 Agustus 2026
Kualitas Udara Memburuk, Disdik Bengkalis Liburkan Aktivitas Belajar di Sekolah Empat Hari
26 Agustus 2026
Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Pekanbaru-Sumbar, Enam Tersangka Ditangkap
26 Agustus 2026
Bapenda Riau Ingatkan Program Pemutihan Denda PKB Sisa 5 Hari Lagi
26 Agustus 2026
Temukan Kasur hingga Rice Cooker, Satpol PP Pekanbaru Kosongkan Kios Pasar Higienis
26 Agustus 2026
Cegah Pemadaman Se-Sumatera, PLN dan Pemprov Riau Siagakan Jalur Transmisi Listrik
26 Agustus 2026
Plt Gubri SF Hariyanto Terbitkan SE Penyesuaian Belajar Sekolah Saat Kabut Asap
26 Agustus 2026
Api Melalap 5 Hektare SM Kerumutan, BBKSDA Riau Pastikan Belum Ada Satwa Terdampak
26 Agustus 2026
Kabut Asap Masuk Kategori Berbahaya, Sekolah di Pekanbaru Diperpanjang Daring
26 Agustus 2026
Puluhan Hektare Kebakaran Gambut HPK Inhu Dipadamkan, Bara Api Masih Tersembunyi
25 Agustus 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved