PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Ayat Cahyadi Minta Antisipasi Karhutla dan Banjir di Pekanbaru Sejak Dini
PEKANBARU, Riauin.com - Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi meminta agar langkah antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan banjir dilakukan sejak dini. Begitu ada yang terbakar, ia meminta petugas langsung bergerak.
"Pemadaman sejak awal mencegah kebakaran lahan meluas," kata Ayat dalam Pembukaan Diklat Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kota Pekanbaru, Senin (2/3/2020).
Selain Karhutla, ancaman bencana lainnya yakni banjir dan angin puting beliung. Kedua bencana ini harus diantisipasi sejak awal. "Untuk antispasi itu semua, perlu kesiapsiagaan petugas. Jangan santai saat tidak terjadi bencana," kata dia.
Ayat juga berpesan agar petugas terus melatih fisik dan kesehatan serta kondisi tubuh untuk lakukan upaya penyelamatan.
"Juga harus membekali diri dalam upaya penanggulangan bencana," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Zarman Chandra menyebutkan, sepanjang tahun 2020 ini, ada 19 kejadian Karhutla di Kota Pekanbaru, dengan total lahan terbakar 59,39 Hektare.
Zarman mengatakan, BPBD telah berupaya memadamkan lahan terbakar tersebut semaksimal mungkin. Rata-rata Karhutla disebabkan oleh faktor oknum tidak bertanggung jawab yang hendak membuka lahan.
"Dari 19 kejadian itu, kami sudah pastikan dan mengecek setelah pemadaman per-satu titik wilayah terjadinya Karhutla di tanah gambut dan tanah biasa itu sudah Zero Fire dan Zero Hotspot," ungkapnya.
Karhutla terjadi di sejumlah Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Diantaranya, Kecamatan Tampan, Kecamatan Tenayan Raya, Kecamatan Rumbai, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kecamatan Payung Sekaki, Kecamatan Marpoyan Damai, dan Kecamatan Bukit Raya.
"Kami dari BPBD Pekanbaru berpesan kepada 5 Camat yang di wilayahnya belum terjadi musibah Karhutla, untuk dapat menyampaikan imbauan kepada masyarakatnya untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, jangan membakar sampah di dekat lahan kosong. Sebab, dua faktor ini tertinggi terjadinya Karhutla," paparnya.(int/nol)
"Pemadaman sejak awal mencegah kebakaran lahan meluas," kata Ayat dalam Pembukaan Diklat Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kota Pekanbaru, Senin (2/3/2020).
Selain Karhutla, ancaman bencana lainnya yakni banjir dan angin puting beliung. Kedua bencana ini harus diantisipasi sejak awal. "Untuk antispasi itu semua, perlu kesiapsiagaan petugas. Jangan santai saat tidak terjadi bencana," kata dia.
Ayat juga berpesan agar petugas terus melatih fisik dan kesehatan serta kondisi tubuh untuk lakukan upaya penyelamatan.
"Juga harus membekali diri dalam upaya penanggulangan bencana," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Zarman Chandra menyebutkan, sepanjang tahun 2020 ini, ada 19 kejadian Karhutla di Kota Pekanbaru, dengan total lahan terbakar 59,39 Hektare.
Zarman mengatakan, BPBD telah berupaya memadamkan lahan terbakar tersebut semaksimal mungkin. Rata-rata Karhutla disebabkan oleh faktor oknum tidak bertanggung jawab yang hendak membuka lahan.
"Dari 19 kejadian itu, kami sudah pastikan dan mengecek setelah pemadaman per-satu titik wilayah terjadinya Karhutla di tanah gambut dan tanah biasa itu sudah Zero Fire dan Zero Hotspot," ungkapnya.
Karhutla terjadi di sejumlah Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Diantaranya, Kecamatan Tampan, Kecamatan Tenayan Raya, Kecamatan Rumbai, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kecamatan Payung Sekaki, Kecamatan Marpoyan Damai, dan Kecamatan Bukit Raya.
"Kami dari BPBD Pekanbaru berpesan kepada 5 Camat yang di wilayahnya belum terjadi musibah Karhutla, untuk dapat menyampaikan imbauan kepada masyarakatnya untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, jangan membakar sampah di dekat lahan kosong. Sebab, dua faktor ini tertinggi terjadinya Karhutla," paparnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah