PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
KASN Belum Serahkan Hasil Assessment, Syamsuar: Riau Terganggu
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau Syamsuar mengakui bahwa roda pemerintahan di lingkungan pemerintah provinsi Riau sampai saat ini belum bisa berjalan dengan sempurna di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini dikarenakan adanya nomenklatur baru dari Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru belum terisi semua.
Dimana pada tahun 2019 pihaknya telah mengadakan evaluasi terhadap 25 pejabat tinggi pratama yang telah diselesaikan proses assessmentnya oleh tim panitia seleksi. Hasilnya telah diserahkan ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). Namun pihaknya belum menerima hasil assessment dari KASN.
“Yah karena kami ini, walau bagaimana pun KASN ini bagian dari pemerintahan kita, dalam hal penempatan pejabat harus mendapatkan persetujuan mereka. Sampai saat ini kita belum mendapatkan hasilnya, dan Riau terganggu. Tapi tidak hanya kita saja, daerah lain juga,†jelas Gubri.
Selain menunggu hasil assessment pejabat eselon II dari KASN, gubernur Riau juga masih menyusun jabatan pejabat eselon III dan IV untuk tahap kedua. Sebelumnya telah dilantik ratusan pejabat eselon III dan IV untuk mengisi posisi di SOTK yang baru dan juga yang lama.
“Tak banyak lagi nih, nanti ada lagi di bulan Februari ini dilanjutkan,†katanya.
Akibat dari lambatnya hasil assessment tersebut, banyak kepala OPD enggan untuk mengomentari setiap kegiatan yang dijalankan. Karena sampai saat ini belum jelas jabatan definitif setelah dilakukannya assessment. Apalagi saat ini ada SOTK baru yang harus dikukuhkan sehingga bisa menjalankan kegiatan.
“Kami saat ini tiarap dulu, belum jelas kemana ditempatkan. Kegiatan yang kami jalankan baru sebatas kegiatan wajib saja, kalau yang lain belum,†ujar salah seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya.
Tidak hanya jabatan pejabat eselon II, tapi juga jabatan pejabat eselon III dan IV, masih banyak yang kosong.(nol)
Dimana pada tahun 2019 pihaknya telah mengadakan evaluasi terhadap 25 pejabat tinggi pratama yang telah diselesaikan proses assessmentnya oleh tim panitia seleksi. Hasilnya telah diserahkan ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). Namun pihaknya belum menerima hasil assessment dari KASN.
“Yah karena kami ini, walau bagaimana pun KASN ini bagian dari pemerintahan kita, dalam hal penempatan pejabat harus mendapatkan persetujuan mereka. Sampai saat ini kita belum mendapatkan hasilnya, dan Riau terganggu. Tapi tidak hanya kita saja, daerah lain juga,†jelas Gubri.
Selain menunggu hasil assessment pejabat eselon II dari KASN, gubernur Riau juga masih menyusun jabatan pejabat eselon III dan IV untuk tahap kedua. Sebelumnya telah dilantik ratusan pejabat eselon III dan IV untuk mengisi posisi di SOTK yang baru dan juga yang lama.
“Tak banyak lagi nih, nanti ada lagi di bulan Februari ini dilanjutkan,†katanya.
Akibat dari lambatnya hasil assessment tersebut, banyak kepala OPD enggan untuk mengomentari setiap kegiatan yang dijalankan. Karena sampai saat ini belum jelas jabatan definitif setelah dilakukannya assessment. Apalagi saat ini ada SOTK baru yang harus dikukuhkan sehingga bisa menjalankan kegiatan.
“Kami saat ini tiarap dulu, belum jelas kemana ditempatkan. Kegiatan yang kami jalankan baru sebatas kegiatan wajib saja, kalau yang lain belum,†ujar salah seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya.
Tidak hanya jabatan pejabat eselon II, tapi juga jabatan pejabat eselon III dan IV, masih banyak yang kosong.(nol)
Berita Lainnya
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah
Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi
Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah
Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi
Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal