PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Sekda Sebut Pendidikan di Riau Masih Banyak Perlu Perbaikan
PEKANBARU, Riauin.com - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Yan Prana Jaya, mengatakan bahwa potret pendidikan di Riau masih banyak yang perlu diperbaiki terutama masalah guru.
Yan Prana mengungkapkan, banyak daerah di Riau yang masih kekurangan guru yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Padahal sejatinya dalam catatan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Guru PNS di Riau sudah jauh memadai.
Dituturkannya, hal ini terjadi karena banyak guru PNS yang tidak mau pindah ke daerah dan hanya menetap pada satu sekolah atau lokasi yang sama seperti di pusat kota.
"Ini salah satu masalah di Riau, mau tidak mau akan kita lakukan pemetaan secepatnya," katanya, saat menghadiri acara pelantikan pengurus PGRI Riau, di Gedung Guru Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Sabtu (1/2/20).
Ia menambahkan, kasus tersebut juga berdampak pada penambahan guru honorer, yang mengakibatkan banyak guru yang digaji tidak sesuai dengan kinerja dan kemampuannya.
"Kita sudah berusaha untuk tidak menerima honorer apalagi di Pemda, tapi kondisi di lapangan seperti itu. Anggaran yang dihabiskan besar," pungkasnya.
Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah Pemerintah Kabupaten Siak ini juga berharap agar tenaga honorer yang sudah lama mengabdi segera diangkat jadi PNS.
Namun ia menyebutkan, tidak semudah itu untuk mewujudkan hal tersebut karena membutuhkan anggaran dana APBN yang tidak sedikit.
Ia berharap, dengan kondisi guru saat ini, dapat terus melahirkan generasi yang bermarwah dan bermanfaat untuk Riau lebih baik lagi kedepannya.
"Teruslah memberikan pelayan yang terbaik kepada siswa sebagai generasi penerus, semoga pengabdian PGRI dibalas oleh tuhan yang maha esa," tuturnya.(int/nol)
Yan Prana mengungkapkan, banyak daerah di Riau yang masih kekurangan guru yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Padahal sejatinya dalam catatan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Guru PNS di Riau sudah jauh memadai.
Dituturkannya, hal ini terjadi karena banyak guru PNS yang tidak mau pindah ke daerah dan hanya menetap pada satu sekolah atau lokasi yang sama seperti di pusat kota.
"Ini salah satu masalah di Riau, mau tidak mau akan kita lakukan pemetaan secepatnya," katanya, saat menghadiri acara pelantikan pengurus PGRI Riau, di Gedung Guru Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Sabtu (1/2/20).
Ia menambahkan, kasus tersebut juga berdampak pada penambahan guru honorer, yang mengakibatkan banyak guru yang digaji tidak sesuai dengan kinerja dan kemampuannya.
"Kita sudah berusaha untuk tidak menerima honorer apalagi di Pemda, tapi kondisi di lapangan seperti itu. Anggaran yang dihabiskan besar," pungkasnya.
Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah Pemerintah Kabupaten Siak ini juga berharap agar tenaga honorer yang sudah lama mengabdi segera diangkat jadi PNS.
Namun ia menyebutkan, tidak semudah itu untuk mewujudkan hal tersebut karena membutuhkan anggaran dana APBN yang tidak sedikit.
Ia berharap, dengan kondisi guru saat ini, dapat terus melahirkan generasi yang bermarwah dan bermanfaat untuk Riau lebih baik lagi kedepannya.
"Teruslah memberikan pelayan yang terbaik kepada siswa sebagai generasi penerus, semoga pengabdian PGRI dibalas oleh tuhan yang maha esa," tuturnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah