• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Lagu 'Indonesia Raya' Absen dalam Upacara Hari Jadi Ke-27 Kuansing
12 Oktober 2026
Disorot Bupati, Bapenda Periksa Dugaan Ketidaksesuaian Pajak Rumah Makan Ramaraya
12 Oktober 2026
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Pencemaran PETI Meluas ke Danau Kebun Nopi, Urat Nadi Wisata Kuansing Terancam
10 Oktober 2026
Denyut Wisata Kebun Nopi Pulih, Ajang Pacu Jalur Mini Angkat Perekonomian Warga
09 Oktober 2026

  • Home
  • Meranti

Kemarau Segera Datang EKA dan PM HAZE Fokus Pemeliharaan Pohon

Redaksi
Rabu, 29 Januari 2020 11:11:45 WIB
Cetak

Riauin.com - Memasuki tahun 2020 Lembaga Swadaya Masyarakat Ekonomi Kreatif Andalan atau LSM EKA memfokuskan kegiatan restorasi gambut dengan kegiatan pemeliharaan dan penyiraman pohon yang telah ditanam beberapa waktu lalu. Dengan menggandeng PM Haze kegiatan ini mulai dilakukan di lokasi restorasi yang mereka miliki.Senin 28 Januari 2020

Restorasi gambut merupakan sebuah upaya memperbaiki ekosistem gambut dengan melakukan pembasahan lahan, penanaman pohon dan juga pengkayaan jenis agar kondisi gambut tetap terpelihara.

Ketua umum EKA Albanik menuturkan " upaya restorasi lahan gambut telah kita mulai sejak tahun 2019 lalu dibantu oleh People Movement Stop Haze (PM Haze) dengan donasi-donasi kecil untuk memproduksi bibit, penanaman pohon kayu alam, penanaman bibit pohon Rumbia (Sagu) dan kegiatan lainnya" tuturnya.

"Bulan ini sebelum kemarau panjang kita melakukan penanaman pohon yang merupakan kegiatan pengkayaan di lokasi kita yang baru, lokasi ini telah memiliki tutupan hutan sekunder berupa pohon mahang sehingga sudah ada naungan untuk pohon-pohon yang baru kita tanam ini. Hari-hari berikutnya kita akan fokus pada pemeliharaan pohon di tempat ini dengan melakukan penyiraman kepada semua pohon yang telah di tanam. Begitu juga untuk kegiatan persiapan pembibitan akan kita mulai di lokasi kita yang tak jauh dari sumber air". Tutupnya.

Hal ini juga turut diamini oleh penasehat EKA lainnya yaitu Abdul Manan atau lebih dikenal dengan cik manan. " Kita memulai restorasi dari tanah seluas 3 Ha yang akan menjadi contoh dalam belajar restorasi gambut. Lokasi itu saat ini telah ditanami berbagai tanaman kayu alam sebanyak 900 pohon termasuk di dalamnya tanaman Sagu. Sagu merupakan tanaman yang memiliki manfaat ekonomi bagi masyarakat kami di desa Sungai Tohor. Selain itu tahun 2019 lalu kita juga telah memperbaiki 2 sekat kanal yang rusak agar air yang mengalir bisa diperlambat dan masuk ke dalam tanah gambut apa lagi musim kemarau tinggi air harus kita jaga terus agar gambut tetap basah". Tutur Cik manan.

Di tempat terpisah Arie selaku perwakilan PM Haze juga menuturkan " tahun 2020 ini kita ingin ekspansi ke lokasi-lokasi lainnya. Saat ini kami telah memiliki lahan 3 Hektar untuk lokasi restorasi  dan akan menambah 3 Ha lagi. Tanah yang kita gunakan semuanya adalah lahan-lahan masyarakat yang ingin bekerjasama dengan EKA dengan  konsep pemberdayaan masyarakat. Pada saat musim kemarau seperti ini perhatian kita pada lahan gambut harus ditingkatkan karena biasanya saat kemarau api bisa saja membakar lahan-lahan gambut di sini. Sementara untuk kegiatan restorasi akan kita fokuskan pada kegiatan pemeliharaan tanaman dengan memberikan air untuk setiap pohon yang ditanam sehingga dapat kita pastikan mereka hidup sampai musim hujan datang kembali baru kegiatan penanaman kita lanjutkan. Saat ini EKA juga sedang mendata lahan-lahan lainnya yang berpotensi untuk kita restorasi, dalam waktu dekat ini kita akan dukung EKA untuk memperbaiki sekat kanal yang rusak di sungai kekat ini untuk menyambut musim kemarau, air gambut harus terus ditahan debitnya agar mampu membasahi lahan-lahan gambut di sekitar sini dan kita sudah komunikasikan dengan kepala desa tentang hal ini." Pungkasnya.

"Dengan skema pemberdayaan masyarakat dan membantu ekonomi yang berkelanjutan kita harap program kecil yang dilakukan EKA bisa berdampak besar di masa yang akan datang. Pada program ini kami menggunakan bibit-bibit pohon alam yang dikembangkan oleh masyarakat sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kita masyarakat. Pada musim kemarau seperti sekarang ini kita juga koordinasi dengan Kepala Desa untuk membuat himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembersihan lahan menggunakan api karena hal tersebut bisa menyebabkan kebakaran hutan dan lahan, sementara kabut asap menyebabkan kesehatan terganggu dan kebakaran  bisa melumpuhkan ekonomi desa ini". Tutup Ari.

Lahan gambut sangat rentan terhadap api, kebakaran di lahan gambut hampir seluruhnya dikarenakan karena manusia, disamping itu kanal-kanal besar menyebabkan air di lahan gambut menyusut dengan cepat dan menyebabkan lahan gambut kering dan mudah terbakar. Lahan gambut yang telah rusak sangat sulit dikembalikan seperti sedia kala. Langkah pencegahan tentu akan lebih baik dari pada kita mengobati.  Masyarakat yang sadar dan teredukasi adalah kunci penting terpeliharanya lahan-lahan gambut yang kita miliki di Indonesia.(Syah)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran

Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman

Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari

Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas

Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal

Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang

Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran

Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman

Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari

Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas

Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal

Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lagu 'Indonesia Raya' Absen dalam Upacara Hari Jadi Ke-27 Kuansing
  • 2 Disorot Bupati, Bapenda Periksa Dugaan Ketidaksesuaian Pajak Rumah Makan Ramaraya
  • 3 Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
  • 4 PSPS Pekanbaru Andalkan Strategi Khusus Hadapi PSMS Medan Tanpa Reza Kusuma
  • 5 Pencemaran PETI Meluas ke Danau Kebun Nopi, Urat Nadi Wisata Kuansing Terancam
  • 6 Telkomsel dan PosDigi Luncurkan Paket Sat Set Pos untuk Dukung Operasional Agen Pos
  • 7 Denyut Wisata Kebun Nopi Pulih, Ajang Pacu Jalur Mini Angkat Perekonomian Warga
  • 8 KPK Periksa Kadis PUPR dan DPMPTSP Kuansing Terkait Kasus Suap Suhardiman Amby
  • 9 Pemprov Riau dan Kadin Dumai Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Bengkalis dan Pelabuhan Buruk Bakul
Terkini +INDEKS

BRK Syariah dan Pemko Dumai Bahas QRIS Realtime Splitting untuk Pajak Daerah

13 Oktober 2026
Lagu 'Indonesia Raya' Absen dalam Upacara Hari Jadi Ke-27 Kuansing
12 Oktober 2026
MUBES I Siompu Andiko Kampar Tetapkan Hj Junaidah Rahim Sebagai Ketua Umum
12 Oktober 2026
Pemprov Riau Minta Pemkab Rokan Hulu Gaet Program Pusat untuk Siasati Keterbatasan Anggaran
12 Oktober 2026
Kemenkes Terapkan Sistem Akreditasi Ketat, RSUD Arifin Achmad Riau Targetkan Paripurna
12 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Desak Polisi Perluas Operasi Narkoba hingga Panam dan Tenayan Raya
12 Oktober 2026
Pertumbuhan Ekonomi Pelalawan Lampaui Riau di Tengah Tekanan Fiskal
12 Oktober 2026
Kinerja Keuangan Membaik, RSUD Arifin Achmad Diproyeksikan Lebih Mandiri dan Hemat APBD
12 Oktober 2026
KPPI Riau Bidik Keterwakilan Perempuan 30 Persen di Parlemen, Eva Yuliana : Persiapan Sejak Dini
12 Oktober 2026
Disorot Bupati, Bapenda Periksa Dugaan Ketidaksesuaian Pajak Rumah Makan Ramaraya
12 Oktober 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved