PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
15 Hotspot Muncul di Riau Pagi Ini
PEKANBARU, Riauin.com - Dari citra satelit terra dan aqua, terpantau lima belas titik panas atau hotspot di Provinsi Riau, pagi ini, Senin (6/1/2020). Hotspot yang terpantau tersebar di lima kabupaten dan satu kota di Bumi Lancang Kuning.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sukisno mengatakan, hotspot yang terpantau pukul 06.00 WIB tadi ada 18 hotspot di Pulau Sumatera dan terbanyak di Provinsi Riau ada 15 hotspot.
"Hotspot muncul juga dua titik di Provinsi Sumatera Selatan dan satu titik di Bengkulu," kata Sukisno kepada wartawan.
Dikatakan Sukisno, hotspot muncul di Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Indragiri Hilir masing-masing 3 hotspot. Juga di Kabupaten Pelalawan, Kepulauan Meranti, dan Siak masing-masing 2 hotspot.
"Sedangkan potensi terjadinya titik api di Kecamatan Bengkalis (Kabupaten Bengkalis) 1 titik, Kecamatan Gaung Anak Serka (Kabupaten Indragiri Hilir) 2 titik, dan di Kecamatan Dumai Barat (Kota Dumai) 2 titik," ungkapnya.
Cuaca hari ini, sambung Sukisno dari pagi hingga malam cerah berawan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Bagaimana pun juga, satelit milik Pemerintah Indonesia bisa memantau hotspot yang ada di Riau.
"Mari kita sama-sama membuat Riau tanpa asap di tahun 2020," jelasnya. (int/nol)
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sukisno mengatakan, hotspot yang terpantau pukul 06.00 WIB tadi ada 18 hotspot di Pulau Sumatera dan terbanyak di Provinsi Riau ada 15 hotspot.
"Hotspot muncul juga dua titik di Provinsi Sumatera Selatan dan satu titik di Bengkulu," kata Sukisno kepada wartawan.
Dikatakan Sukisno, hotspot muncul di Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Indragiri Hilir masing-masing 3 hotspot. Juga di Kabupaten Pelalawan, Kepulauan Meranti, dan Siak masing-masing 2 hotspot.
"Sedangkan potensi terjadinya titik api di Kecamatan Bengkalis (Kabupaten Bengkalis) 1 titik, Kecamatan Gaung Anak Serka (Kabupaten Indragiri Hilir) 2 titik, dan di Kecamatan Dumai Barat (Kota Dumai) 2 titik," ungkapnya.
Cuaca hari ini, sambung Sukisno dari pagi hingga malam cerah berawan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Bagaimana pun juga, satelit milik Pemerintah Indonesia bisa memantau hotspot yang ada di Riau.
"Mari kita sama-sama membuat Riau tanpa asap di tahun 2020," jelasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah