PILIHAN
Wakil DPRD Pekanbaru Soroti Terhentinya Operasional Bus TMP
PEKANBARU, Riauin.com - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal menyayangkan terhentinya operasional bus Trans Metro Pekanbaru (TMP), Selasa (31/12/2019). Aksi ini lantaran ratusan pramudi belum terima gaji selama hampir dua bulan.
Nofrizal menilai kejadian ini sebagai dampak dari manajemen PT Transportasi Pekanbaru Madani (TPM) yang tidak profesional. Katanya, mereka tidak boleh terlalu bergantung kepada APBD.
"Ini bukti tidak profesional, seharusnya perusahaan daerah sudah bisa mandiri. Apalagi ini untuk bayar gaji," tegasnya kepada wartawan, Rabu (1/1/2020).
Menurutnya, manajemen dari anak perusahaan PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) harus memilah dana perusahaan. APBD tidak mungkin digunakan untuk operasional bus TMP secara menyeluruh.
Apalagi saat gaji mengandalkan APBD. Para pramudi dan pramugara bisa mogok kembali saat APBD mengalami defisit.
Politisi PAN ini menilai pemerintah kota harus mengevaluasi kinerja manajemen PT TPM. Mereka juga harus mengevaluasi operasional secara menyeluruh.
Manajemen PT TPM harus bisa memberi keuntungan dalam jasa transportasi kota ini. "Mereka perusahaan daerah seharusnya memberi keuntungan bagi pemasukan daerah," paparnya.
Nofrizal kembali mengingatkan agar operasional bus TMP jangan sampai terlalu bergantung pada APBD. Ia menyebut bahwa ketergantungan terhadap APBD sangat berbahaya.(int/nol)
Nofrizal menilai kejadian ini sebagai dampak dari manajemen PT Transportasi Pekanbaru Madani (TPM) yang tidak profesional. Katanya, mereka tidak boleh terlalu bergantung kepada APBD.
"Ini bukti tidak profesional, seharusnya perusahaan daerah sudah bisa mandiri. Apalagi ini untuk bayar gaji," tegasnya kepada wartawan, Rabu (1/1/2020).
Menurutnya, manajemen dari anak perusahaan PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) harus memilah dana perusahaan. APBD tidak mungkin digunakan untuk operasional bus TMP secara menyeluruh.
Apalagi saat gaji mengandalkan APBD. Para pramudi dan pramugara bisa mogok kembali saat APBD mengalami defisit.
Politisi PAN ini menilai pemerintah kota harus mengevaluasi kinerja manajemen PT TPM. Mereka juga harus mengevaluasi operasional secara menyeluruh.
Manajemen PT TPM harus bisa memberi keuntungan dalam jasa transportasi kota ini. "Mereka perusahaan daerah seharusnya memberi keuntungan bagi pemasukan daerah," paparnya.
Nofrizal kembali mengingatkan agar operasional bus TMP jangan sampai terlalu bergantung pada APBD. Ia menyebut bahwa ketergantungan terhadap APBD sangat berbahaya.(int/nol)
Berita Lainnya
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak