PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Telkomsel Tutup Tahun 2019 dengan Perluas Jaringan 4G LTE di Kabupaten Natuna
PEKANBARU, Riauin.com - Mengklaim bahwa pihaknya telah berhasil mengakselerasikan cakupan jaringan internet secara lebih luas di Indonesia jelang akhir tahun 2019.
Kali ini operator plat merah tersebut menghadirkan layanan mobile broadband-nya di Kabupaten , di mana pembangunan infrastruktur dilakukan dengan agresif hingga mencapai berbagai wilayah (IKC), seperti salah satunya Kecamatan Midai.
Dengan begitu, saat ini layanan telah bisa digunakan oleh seluruh masyarakat di Ibu Kota Kecamatan dengan jumlah 15 , termasuk Ranai yang telah terlayani sejak awal tahun 2017.
"Kami harap hadirnya layanan di seluruh Ibu Kota Kecamatan akan mendukung pembangunan wilayah ini, sehingga sejajar dengan kota besar lainnya, di mana salah satu indikatornya adalah penerapan teknologi terkini," kata General Manager Network Operation and Quality Management Sumbagteng, Alvo Ismail, Senin (30/12), seperti yang dilansir dari akurat.
Secara umum, kendala utama yang dialami oleh daerah terdepan Indonesia ini ialah masalah transportasi. Akibatnya, berbagai sektor mengalami pertumbuhan yang lambat dibandingkan daerah yang memiliki akses transportasi yang baik.
"Kami pun percaya layanan ini akan memberikan dampak yang positif kepada masyarakat, khususnya dalam mencari dan bertukar informasi dengan lebih cepat," tutup Alvo.
Untuk Kabupaten sendiri, telah membangun lebih dari 105 Base Transceiver Station () yang di dalamnya termasuk untuk jaringan 2G, 3G, 4G hingga 4,5G.(*)
Kali ini operator plat merah tersebut menghadirkan layanan mobile broadband-nya di Kabupaten , di mana pembangunan infrastruktur dilakukan dengan agresif hingga mencapai berbagai wilayah (IKC), seperti salah satunya Kecamatan Midai.
Dengan begitu, saat ini layanan telah bisa digunakan oleh seluruh masyarakat di Ibu Kota Kecamatan dengan jumlah 15 , termasuk Ranai yang telah terlayani sejak awal tahun 2017.
"Kami harap hadirnya layanan di seluruh Ibu Kota Kecamatan akan mendukung pembangunan wilayah ini, sehingga sejajar dengan kota besar lainnya, di mana salah satu indikatornya adalah penerapan teknologi terkini," kata General Manager Network Operation and Quality Management Sumbagteng, Alvo Ismail, Senin (30/12), seperti yang dilansir dari akurat.
Secara umum, kendala utama yang dialami oleh daerah terdepan Indonesia ini ialah masalah transportasi. Akibatnya, berbagai sektor mengalami pertumbuhan yang lambat dibandingkan daerah yang memiliki akses transportasi yang baik.
"Kami pun percaya layanan ini akan memberikan dampak yang positif kepada masyarakat, khususnya dalam mencari dan bertukar informasi dengan lebih cepat," tutup Alvo.
Untuk Kabupaten sendiri, telah membangun lebih dari 105 Base Transceiver Station () yang di dalamnya termasuk untuk jaringan 2G, 3G, 4G hingga 4,5G.(*)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah