PILIHAN
Telkomsel Tutup Tahun 2019 dengan Perluas Jaringan 4G LTE di Kabupaten Natuna
PEKANBARU, Riauin.com - Mengklaim bahwa pihaknya telah berhasil mengakselerasikan cakupan jaringan internet secara lebih luas di Indonesia jelang akhir tahun 2019.
Kali ini operator plat merah tersebut menghadirkan layanan mobile broadband-nya di Kabupaten , di mana pembangunan infrastruktur dilakukan dengan agresif hingga mencapai berbagai wilayah (IKC), seperti salah satunya Kecamatan Midai.
Dengan begitu, saat ini layanan telah bisa digunakan oleh seluruh masyarakat di Ibu Kota Kecamatan dengan jumlah 15 , termasuk Ranai yang telah terlayani sejak awal tahun 2017.
"Kami harap hadirnya layanan di seluruh Ibu Kota Kecamatan akan mendukung pembangunan wilayah ini, sehingga sejajar dengan kota besar lainnya, di mana salah satu indikatornya adalah penerapan teknologi terkini," kata General Manager Network Operation and Quality Management Sumbagteng, Alvo Ismail, Senin (30/12), seperti yang dilansir dari akurat.
Secara umum, kendala utama yang dialami oleh daerah terdepan Indonesia ini ialah masalah transportasi. Akibatnya, berbagai sektor mengalami pertumbuhan yang lambat dibandingkan daerah yang memiliki akses transportasi yang baik.
"Kami pun percaya layanan ini akan memberikan dampak yang positif kepada masyarakat, khususnya dalam mencari dan bertukar informasi dengan lebih cepat," tutup Alvo.
Untuk Kabupaten sendiri, telah membangun lebih dari 105 Base Transceiver Station () yang di dalamnya termasuk untuk jaringan 2G, 3G, 4G hingga 4,5G.(*)
Kali ini operator plat merah tersebut menghadirkan layanan mobile broadband-nya di Kabupaten , di mana pembangunan infrastruktur dilakukan dengan agresif hingga mencapai berbagai wilayah (IKC), seperti salah satunya Kecamatan Midai.
Dengan begitu, saat ini layanan telah bisa digunakan oleh seluruh masyarakat di Ibu Kota Kecamatan dengan jumlah 15 , termasuk Ranai yang telah terlayani sejak awal tahun 2017.
"Kami harap hadirnya layanan di seluruh Ibu Kota Kecamatan akan mendukung pembangunan wilayah ini, sehingga sejajar dengan kota besar lainnya, di mana salah satu indikatornya adalah penerapan teknologi terkini," kata General Manager Network Operation and Quality Management Sumbagteng, Alvo Ismail, Senin (30/12), seperti yang dilansir dari akurat.
Secara umum, kendala utama yang dialami oleh daerah terdepan Indonesia ini ialah masalah transportasi. Akibatnya, berbagai sektor mengalami pertumbuhan yang lambat dibandingkan daerah yang memiliki akses transportasi yang baik.
"Kami pun percaya layanan ini akan memberikan dampak yang positif kepada masyarakat, khususnya dalam mencari dan bertukar informasi dengan lebih cepat," tutup Alvo.
Untuk Kabupaten sendiri, telah membangun lebih dari 105 Base Transceiver Station () yang di dalamnya termasuk untuk jaringan 2G, 3G, 4G hingga 4,5G.(*)
Berita Lainnya
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak