PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Bawaslu Riau Gelar Pawai Budaya dan Pameran di CFD Pekanbaru
PEKANBARU, Riauin.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau menggelar pawai budaya dan Pameran Hasil Pengawasan Pemilu yang diselenggarakan mulai Sabtu malam sampai Ahad di areal Car Free Night dan Car Free Day Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru.
Kegiatan pawai budaya pengawasan dilaksanakan selama dua hari, tanggal 21- 22 Desember 2019.
Turut hadir Gubernur Riau yang diwakili Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Sudarman, Wakil Walikota Ayat Cahyadi, KPU Provinsi Riau, Kasat Reskrim Polresta Kota Pekanbaru, Ketua Bawaslu Kab/Kota se-Provinsi Riau, ketua paguyuban atau perkumpulan Provinsi Riau, tokoh masyarakat, tokoh adat dan para peserta pawai budaya serta undangan.
Ketua Bawaslu Provinsi, Rusidi Rusdan menyampaikan dipilihnya kegiatan Pawai Budaya Pengawasan dengan menampilkan parade kesenian tradisional dan pameran hasil pengawasan Pemilu 2019 adalah salah satu bentuk penyampaian informasi sekaligus sebagai pertanggung jawaban atas amanat rakyat sebagai Pengawas Pemilu dan Pilkada.
Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai wujud syukur atas suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi serta sebagai pernyataan kesiapan Bawaslu dalam mengawal Pilkada serentak tahun 2020.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menyampaikan produk perundang-undangan, dan mengajak masyarakat berpartisipatisi dalam pengawasan pilkada 2010 mendatang. Melalui pawai budaya pengawasan ini juga, kami mengajak semua komponen masyarakat untuk berpartisipasi positif dalam pilkada, bijak menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan berita hoax, atau menyebarkan keburukan dari lawan politik," ujar Rusidi.
Selanjutnya, sambutan Gubernur Riau yang diwakili Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Setdaprov Riau Sudarman mengatakan pawai budaya ini dapat mempererat silaturahim berbagai etnis suku yang ada di Riau dimana ujungnya adalah untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Menjaga sinergitas merupakan kunci utama dalam mewujudkan Pilkada serentak yang berkualitas, hal ini harus menjadi komitment bersama untuk Pilkada serentak tahun 2020 agar dapat berjalan sukses," cakapnya.
Selain itu, ia nengatakan, peran media sangat diperlukan untuk menyaring berita yang menyesatkan, berita-berita tentang isu atau peristiwa yang dapat menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat kita yang majemuk.
Selanjutnya, Wawako Ayat Cahyadi mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Riau telah memilih Kota Pekanbaru sebagai diselenggarakannya pawai budaya pengawasan menjelang Pilkada serentak 2020 yang dilaksanakan di 9 kab/kota se-Riau.(int/nol)
Kegiatan pawai budaya pengawasan dilaksanakan selama dua hari, tanggal 21- 22 Desember 2019.
Turut hadir Gubernur Riau yang diwakili Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Sudarman, Wakil Walikota Ayat Cahyadi, KPU Provinsi Riau, Kasat Reskrim Polresta Kota Pekanbaru, Ketua Bawaslu Kab/Kota se-Provinsi Riau, ketua paguyuban atau perkumpulan Provinsi Riau, tokoh masyarakat, tokoh adat dan para peserta pawai budaya serta undangan.
Ketua Bawaslu Provinsi, Rusidi Rusdan menyampaikan dipilihnya kegiatan Pawai Budaya Pengawasan dengan menampilkan parade kesenian tradisional dan pameran hasil pengawasan Pemilu 2019 adalah salah satu bentuk penyampaian informasi sekaligus sebagai pertanggung jawaban atas amanat rakyat sebagai Pengawas Pemilu dan Pilkada.
Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai wujud syukur atas suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi serta sebagai pernyataan kesiapan Bawaslu dalam mengawal Pilkada serentak tahun 2020.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menyampaikan produk perundang-undangan, dan mengajak masyarakat berpartisipatisi dalam pengawasan pilkada 2010 mendatang. Melalui pawai budaya pengawasan ini juga, kami mengajak semua komponen masyarakat untuk berpartisipasi positif dalam pilkada, bijak menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan berita hoax, atau menyebarkan keburukan dari lawan politik," ujar Rusidi.
Selanjutnya, sambutan Gubernur Riau yang diwakili Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Setdaprov Riau Sudarman mengatakan pawai budaya ini dapat mempererat silaturahim berbagai etnis suku yang ada di Riau dimana ujungnya adalah untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Menjaga sinergitas merupakan kunci utama dalam mewujudkan Pilkada serentak yang berkualitas, hal ini harus menjadi komitment bersama untuk Pilkada serentak tahun 2020 agar dapat berjalan sukses," cakapnya.
Selain itu, ia nengatakan, peran media sangat diperlukan untuk menyaring berita yang menyesatkan, berita-berita tentang isu atau peristiwa yang dapat menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat kita yang majemuk.
Selanjutnya, Wawako Ayat Cahyadi mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Riau telah memilih Kota Pekanbaru sebagai diselenggarakannya pawai budaya pengawasan menjelang Pilkada serentak 2020 yang dilaksanakan di 9 kab/kota se-Riau.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK