PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Hadir di Riau Science Center, PLN Terangkan Bagaimana Listrik Diproduksi
PEKANBARU, Riauin.com - PT PLN (Persero) UIW Riau dan Kepri tampilkan alat peraga Perjalanan Listrik pada Pameran Riau Science Center yang ditaja Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Riau.
Pameran tersebut menempatkan alat peraga ilmu pengetahuan yang nantinya dapat dilihat atau diperkenalkan kepada pengunjung baik pelajar maupun masyarakat.
Pada kesempatan itu PLN UIW Riau dan Kepri turut serta dalam pameran tersebut dengan mengusung tema “Perjalanan Listrikâ€.
PLN menampilkan maket dan video edukasi mengenai bagaimana listrik diproduksi, yang awal mulanya listrik berasal dari Pembangkit melewati gardu induk, kemudian diteruskan melalui jaringan kabel dan trafo sampai dengan listrik dapat dinikmati di rumah.
Manager Komunikasi PLN UIW Riau dan Kepri Tajuddin Nur, menjelaskan maket yang dipajang memang bertujuan untuk mengedukasi tentang listrik kepada pelajar maupun masyarakat yang mampir ke stand PLN.
Dikatakannya, maket ini membuat para pelajar lebih memahami bagaimana listrik diproduksi, contohnya saja dalam maket ini ada pembangkit. Nah disitu dijelaskan pembangkit ini sumber dayanya berbeda-beda, seperti PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air), PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap), PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel).
Bahkan juga bisa berasal dari energi baru terbarukan seperti PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).
“Setelah itu, listrik yang dihasilkan oleh pembangkit untuk selanjutnya ditransmisikan melalui jaringan kabel untuk menuju Gardu Induk (GI) dan diturunkan voltasenya hingga akhirnya kemudian masuk ke jaringan tegangan rendah untuk dapat dinikmati di rumah-rumah,†beber Tajuddin.
PLN akan membuka gerai “Perjalanan Listrik†ini hingga waktu ditutupnya pameran Riau Science Center, 17 Desember hingga 20 Desember 2019.
Pameran tersebut dibuka oleh Gubernur Riau, H. Syamsuar, bersama Direktur Pusat Peragaan Iptek Kemenristek/BRIN, M.Syachrial Annas.
Pada kesempatan itu Gubernur berharap dengan adanya pameran alat peraga ilmu pengetahuan ini dapat menarik pelajar dan masyarakat untuk belajar sekaligus mencetak inovator-inovator baru di Riau dalam dunia ilmu pengetahuan.
"Untuk itu kita berterimakasih kepada Kemenrisetdikti RI yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam peresmian alat Peragaan Iptek sebagai sarana pembelajaran," ujar Syamsuar.
Sementara itu, Direktur Pusat Peragaan Iptek Kemenristek/BRIN, M.Syachrial Annas, sangat optimis untuk menjadikan pameran di Provinsi Riau ini sebagai langkah awal yang dapat memicu dan tumbuh kembangnya Science Center di Provinsi Riau.
"Semoga keberadaan Science Center di Riau dapat dijadikan sebagai pusat pembelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat, khususnya untuk para pelajar dan guru-guru dalam mengembangkan materi pembelajaran," ujar Syachrial.(int/nol)
Pameran tersebut menempatkan alat peraga ilmu pengetahuan yang nantinya dapat dilihat atau diperkenalkan kepada pengunjung baik pelajar maupun masyarakat.
Pada kesempatan itu PLN UIW Riau dan Kepri turut serta dalam pameran tersebut dengan mengusung tema “Perjalanan Listrikâ€.
PLN menampilkan maket dan video edukasi mengenai bagaimana listrik diproduksi, yang awal mulanya listrik berasal dari Pembangkit melewati gardu induk, kemudian diteruskan melalui jaringan kabel dan trafo sampai dengan listrik dapat dinikmati di rumah.
Manager Komunikasi PLN UIW Riau dan Kepri Tajuddin Nur, menjelaskan maket yang dipajang memang bertujuan untuk mengedukasi tentang listrik kepada pelajar maupun masyarakat yang mampir ke stand PLN.
Dikatakannya, maket ini membuat para pelajar lebih memahami bagaimana listrik diproduksi, contohnya saja dalam maket ini ada pembangkit. Nah disitu dijelaskan pembangkit ini sumber dayanya berbeda-beda, seperti PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air), PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap), PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel).
Bahkan juga bisa berasal dari energi baru terbarukan seperti PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).
“Setelah itu, listrik yang dihasilkan oleh pembangkit untuk selanjutnya ditransmisikan melalui jaringan kabel untuk menuju Gardu Induk (GI) dan diturunkan voltasenya hingga akhirnya kemudian masuk ke jaringan tegangan rendah untuk dapat dinikmati di rumah-rumah,†beber Tajuddin.
PLN akan membuka gerai “Perjalanan Listrik†ini hingga waktu ditutupnya pameran Riau Science Center, 17 Desember hingga 20 Desember 2019.
Pameran tersebut dibuka oleh Gubernur Riau, H. Syamsuar, bersama Direktur Pusat Peragaan Iptek Kemenristek/BRIN, M.Syachrial Annas.
Pada kesempatan itu Gubernur berharap dengan adanya pameran alat peraga ilmu pengetahuan ini dapat menarik pelajar dan masyarakat untuk belajar sekaligus mencetak inovator-inovator baru di Riau dalam dunia ilmu pengetahuan.
"Untuk itu kita berterimakasih kepada Kemenrisetdikti RI yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam peresmian alat Peragaan Iptek sebagai sarana pembelajaran," ujar Syamsuar.
Sementara itu, Direktur Pusat Peragaan Iptek Kemenristek/BRIN, M.Syachrial Annas, sangat optimis untuk menjadikan pameran di Provinsi Riau ini sebagai langkah awal yang dapat memicu dan tumbuh kembangnya Science Center di Provinsi Riau.
"Semoga keberadaan Science Center di Riau dapat dijadikan sebagai pusat pembelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat, khususnya untuk para pelajar dan guru-guru dalam mengembangkan materi pembelajaran," ujar Syachrial.(int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah