PILIHAN
Rancang Kalender Kegiatan 2020, PBSI Riau Gelar Mukerprov
PEKANBARU, Riauin.com - Menjelang tutup tahun 2019 ini, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Riau akan menggelar Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov), pada tanggal 14-15 Desember 2019 mendatang di Hotel Furaya Pekanbaru.
Ketua Panitia Mukerprov PBSI, Dr. Jupendri menjelaskan, Mukerprov ini akan diikuti oleh Pengurus Provinsi dan Pengurus PBSI Kabupaten/Kota. "Undangan kepada para pengurus kabupaten/kota sudah kita kirimkan. Kita juga mengundang pengurus KONI Provinsi dan pengurus Cabor lain untuk dapat hadir di acara pembukaan," ujarnya, Kamis (12/12/2019).
Mengenai agenda yang akan dibahas dalam Mukerprov kali ini, Jupendri menjelaskan, pertama akan ada penyampaian laporan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Pengprov PBSI Riau dan Pengkab/Pengkot PBSI se-Riau selama tahun 2019.
"Laporan tersebut tentunya juga menjadi bahan evaluasi kita semua, apakah kegiatan yang dilakukan sudah sesuai dengan kalender kegiatan yang disepakati pada tahun 2018. Jika ada yang tidak terlaksana, apa kendalanya, dan bagaimana kita mencari solusinya," jelas dosen Komunikasi UMRI ini.
Dalam Mukerprov tersebut juga akan dibahas dan ditetapkan kalender event dan kegiatan untuk tahun 2020, baik berupa kegiatan keorganisasian maupun event kejuaraan yang akan digelar.
Sementara itu, Ketua Pengprov PBSI Riau, Eri Zulhendrizal, menyampaikan, kegiatan Muskerprov ini merupakan amanat Peraturan Dasar dan Rumah Tangga PBSI. "Pengprov PBSI Riau periode sekarang sudah tiga kali menggelar Mukerprov. Kegiatan ini penting karena dapat menjadi ajang konsolidasi dan koordinasi antara pengurus provinsi dengan pengurus kabupaten/kota," ujarnya.
Eri mengaku, dengan semakin solid dan tertatanya organisasi PBSI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, akan berdampak pada meningkatnya prestasi para atlet bulutangkis Riau. Ini terlihat dengan meningkatnya prestasi cabang bulutangkis di tahun 2019.
"Di beberapa ajang kejuaraan tingkat regional dan nasional, kita berhasil menorehkan prestasi. Di Porwil Bengkulu Riau berhasil meraih 1 emas,1 perakdan 4 perunggu. Sedangkan di Kejurnas Palembang yang sedang berlangsung saat ini, kita berhasil meraih 1 perak dari atlet kita Nurul dan 1 perunggu dari Nurhafizah. Dengan hasil ini kita dapat mengirimkan sejumlah atlet untuk berlaga di PON mendatang," jelasnya.
Untuk program PBSI ke depan, tambah Eri, pengurus nantinya akan tetap fokus pada upaya menumbuhkan atlet-atlet usia dini, peningkatan prestasi lewat ajang kejuaraan, peningkatan kapasitas pelatih dan wasit, serta penguatan organisasi PBSI. (rilis)
Ketua Panitia Mukerprov PBSI, Dr. Jupendri menjelaskan, Mukerprov ini akan diikuti oleh Pengurus Provinsi dan Pengurus PBSI Kabupaten/Kota. "Undangan kepada para pengurus kabupaten/kota sudah kita kirimkan. Kita juga mengundang pengurus KONI Provinsi dan pengurus Cabor lain untuk dapat hadir di acara pembukaan," ujarnya, Kamis (12/12/2019).
Mengenai agenda yang akan dibahas dalam Mukerprov kali ini, Jupendri menjelaskan, pertama akan ada penyampaian laporan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Pengprov PBSI Riau dan Pengkab/Pengkot PBSI se-Riau selama tahun 2019.
"Laporan tersebut tentunya juga menjadi bahan evaluasi kita semua, apakah kegiatan yang dilakukan sudah sesuai dengan kalender kegiatan yang disepakati pada tahun 2018. Jika ada yang tidak terlaksana, apa kendalanya, dan bagaimana kita mencari solusinya," jelas dosen Komunikasi UMRI ini.
Dalam Mukerprov tersebut juga akan dibahas dan ditetapkan kalender event dan kegiatan untuk tahun 2020, baik berupa kegiatan keorganisasian maupun event kejuaraan yang akan digelar.
Sementara itu, Ketua Pengprov PBSI Riau, Eri Zulhendrizal, menyampaikan, kegiatan Muskerprov ini merupakan amanat Peraturan Dasar dan Rumah Tangga PBSI. "Pengprov PBSI Riau periode sekarang sudah tiga kali menggelar Mukerprov. Kegiatan ini penting karena dapat menjadi ajang konsolidasi dan koordinasi antara pengurus provinsi dengan pengurus kabupaten/kota," ujarnya.
Eri mengaku, dengan semakin solid dan tertatanya organisasi PBSI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, akan berdampak pada meningkatnya prestasi para atlet bulutangkis Riau. Ini terlihat dengan meningkatnya prestasi cabang bulutangkis di tahun 2019.
"Di beberapa ajang kejuaraan tingkat regional dan nasional, kita berhasil menorehkan prestasi. Di Porwil Bengkulu Riau berhasil meraih 1 emas,1 perakdan 4 perunggu. Sedangkan di Kejurnas Palembang yang sedang berlangsung saat ini, kita berhasil meraih 1 perak dari atlet kita Nurul dan 1 perunggu dari Nurhafizah. Dengan hasil ini kita dapat mengirimkan sejumlah atlet untuk berlaga di PON mendatang," jelasnya.
Untuk program PBSI ke depan, tambah Eri, pengurus nantinya akan tetap fokus pada upaya menumbuhkan atlet-atlet usia dini, peningkatan prestasi lewat ajang kejuaraan, peningkatan kapasitas pelatih dan wasit, serta penguatan organisasi PBSI. (rilis)
Berita Lainnya
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak