PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Pemprov Riau akan Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla Pada Januari 2020
PEKANBARU, Riauin.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada tahun 2020 lebih awal, yakni Januari mendatang.
Penetapan status tersebut sebagai antisipasi dini. Berdasarkan informasi prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Riau pada Februari dan Maret memasuki musim kemarau.
Informasi ini disampaikan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat rapat koordinasi gubernur bersama Forkopimda, serta bupati/walikota se-Provinsi Riau dalam rangka persiapan Natal 2019 dan tahun baru 2020, serta persiapan pelaksanaan Pilkada serentak 2020, di Hotel Premier Pekanbaru, Rabu (11/12/2019).
Berdasarkan data BMKG, kata Gubri provinsi Riau dan Aceh tahun depan kena dua kali musim kemarau, yakni Februari-Maret dan Juni-Juli-Agustus. Sedangkan April-Mei musim penghujan.
"Tapi ini baru perkiraan, bisa iya atau tidak. Tapi kita harus antisipasi sejak awal," kata mantan Bupati Siak dua periode ini.
Lebih lanjut Gubri menyampaikan, tahun 2019 Riau baru menetapkan status siaga Karhutla pada Februari. Tahun depan akan tetapkan lebih cepat.
"Januari sudah kita tetapkan status siaga darurat Karhutla 2020 untuk antisipasi kebakaran pada Februari dan Maret," ungkapnya.(int/nol)
Penetapan status tersebut sebagai antisipasi dini. Berdasarkan informasi prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Riau pada Februari dan Maret memasuki musim kemarau.
Informasi ini disampaikan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat rapat koordinasi gubernur bersama Forkopimda, serta bupati/walikota se-Provinsi Riau dalam rangka persiapan Natal 2019 dan tahun baru 2020, serta persiapan pelaksanaan Pilkada serentak 2020, di Hotel Premier Pekanbaru, Rabu (11/12/2019).
Berdasarkan data BMKG, kata Gubri provinsi Riau dan Aceh tahun depan kena dua kali musim kemarau, yakni Februari-Maret dan Juni-Juli-Agustus. Sedangkan April-Mei musim penghujan.
"Tapi ini baru perkiraan, bisa iya atau tidak. Tapi kita harus antisipasi sejak awal," kata mantan Bupati Siak dua periode ini.
Lebih lanjut Gubri menyampaikan, tahun 2019 Riau baru menetapkan status siaga Karhutla pada Februari. Tahun depan akan tetapkan lebih cepat.
"Januari sudah kita tetapkan status siaga darurat Karhutla 2020 untuk antisipasi kebakaran pada Februari dan Maret," ungkapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah