PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Jadi Sorotan KPK, Pemprov Riau Punya Jurus Ampuh Perangi Korupsi
PEKANBARU, Riauin.com - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, mengaku Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah memperbaiki sistem untuk menghindari Aparatur Sipil Negara (ASN) terjerat kasus korupsi.
Hal itu ditegaskan Yan Prana kepada wartawan mengenai langkah-langkah mengatasi korupsi di lingkungan Pemprov Riau sempena Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2019.
"Kita sekarang sedang perbaikan sistem. Langkah ini dalam rangka mengurangi tindakan-tidak kurang baik (korupsi)," katanya, Senin (9/12/2019).
Yan Prana menjelaskan, pihaknya telah memangkas beberapa program dan kegiatan yang dinilai mengarah terhadap pemborosan APBD Riau.
"Dulu program banyak sekitar 300 lebih, sekarang kita kurangi menjadi 100 lebih. Kemudian kegiatan yang awalnya hampir tiga ribuan, sekarang menjadi seribuan lebih," bebernya.
Dengan begitu, lanjut mantan Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Siak ini, APBD Riau lebih tepat sasaran dan menyentuh masyarakat.
"Jadi APBD tidak lagi kepada belanja pegawai yang selama ini terjadi. Tapi bagaimana APBD ini pengelolaan harus dengan baik, transparan, akuntabel dan bisa dilihat masyarakat apa yang diprogramkan oleh Pemprov Riau. Sehingga masyarakat benar-benar merasakan APBD ini. Makanya perlu kita hindari hal-hal yang mengarah ke korupsi," cakapnya.
Disamping itu, Yan Prana berharap kepada seluruh pegawai untuk mengurangi perlakuan yang tidak benar dalam pengelolaan keuangan Pemprov Riau.
"Jadi hindarilah dengan hal-hal menyebabkan keinginan kita untuk korupsi. Makanya kita tetap mendukung bagaimana kedepan Pemprov Riau lebih baik, dan masalah korupsi tidak lagi menjadi sorot KPK," cakapnya.(int/nol)
Hal itu ditegaskan Yan Prana kepada wartawan mengenai langkah-langkah mengatasi korupsi di lingkungan Pemprov Riau sempena Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2019.
"Kita sekarang sedang perbaikan sistem. Langkah ini dalam rangka mengurangi tindakan-tidak kurang baik (korupsi)," katanya, Senin (9/12/2019).
Yan Prana menjelaskan, pihaknya telah memangkas beberapa program dan kegiatan yang dinilai mengarah terhadap pemborosan APBD Riau.
"Dulu program banyak sekitar 300 lebih, sekarang kita kurangi menjadi 100 lebih. Kemudian kegiatan yang awalnya hampir tiga ribuan, sekarang menjadi seribuan lebih," bebernya.
Dengan begitu, lanjut mantan Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Siak ini, APBD Riau lebih tepat sasaran dan menyentuh masyarakat.
"Jadi APBD tidak lagi kepada belanja pegawai yang selama ini terjadi. Tapi bagaimana APBD ini pengelolaan harus dengan baik, transparan, akuntabel dan bisa dilihat masyarakat apa yang diprogramkan oleh Pemprov Riau. Sehingga masyarakat benar-benar merasakan APBD ini. Makanya perlu kita hindari hal-hal yang mengarah ke korupsi," cakapnya.
Disamping itu, Yan Prana berharap kepada seluruh pegawai untuk mengurangi perlakuan yang tidak benar dalam pengelolaan keuangan Pemprov Riau.
"Jadi hindarilah dengan hal-hal menyebabkan keinginan kita untuk korupsi. Makanya kita tetap mendukung bagaimana kedepan Pemprov Riau lebih baik, dan masalah korupsi tidak lagi menjadi sorot KPK," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah