PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Gas 3 Kg Langka di Pekanbaru, Pertamina: Pendistribusian Tak Tepat Sasaran
PEKANBARU,Riauin.com - Menindaklanjuti kelangkaan elpiji 3Kg di Pekanbaru, hari ini DPRD Pekanbaru melalui Komisi II menggelar hearing atau rapat dengar pendapat bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru bersama Pertamina.
Ketua Komisi II DPRD, H Fathullah mengatakan bahwa diadakannya hearing tersebut merupakan sebagai tindak lanjut dari laporan-laporan masyarakat yang masuk.
Dirinya mendapat laporan bahwa saat ini gas 3 kg langka, dan dijual mulai harga Rp50 ribu sampai Rp60 ribu. “Macam mana masyarakat miskin mau beli,†Cakapnya.
Terkait hal ini ia berharap Pertamina bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru agar meningkatkan pengawasan distribusi gas 3 kilogram.
“Kepada pertamina kita minta agar menyediakan stok di Pekanbaru, kalau memang dalih mereka kelangkaan terjadi karena terkendala macet di Duri,†pintanya.
Sementara itu, Sales Manager Retail Pertamina Riau, Hendri Eko menuturkan kelangkaan gas melon tersebut dikarenakan pendistribusian yang tidak tepat sasaran. Untuk penambahan kuota gas sendiri, Eko juga menuturkan Pertamina siap untuk menambah kuota LPG 3 Kg tersebut.
“Kalau kitakan sifatnya melakukan pendistribusian dan penyaluran saja, kelangkaan ini terjadi karena penyaluran mungkin tidak tepat sasaran,†ungkapnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Ingot Ahmad Hutasuhut mengakui bahwa pendistribusian gas melon saat ini belum optimal.
“Kalau memang dari pertamina ada ketegasan, kita akan siapkan regulasinya. Dengan begitu penyaluran gas sesuai dengan peruntukannya,†sebutnya.
Ingot juga menuturkan bagi pengusaha mikro yang belum mengurus izinnya, agar segera mendatangi kantor Camat setempat guna mengurus izinnya.
"Itu sudah diatur oleh Walikota sejak 2015, segera datangi kantor Camat untuk mengurus izin karena itu geratis," tukasnya.(int/nol)
Ketua Komisi II DPRD, H Fathullah mengatakan bahwa diadakannya hearing tersebut merupakan sebagai tindak lanjut dari laporan-laporan masyarakat yang masuk.
Dirinya mendapat laporan bahwa saat ini gas 3 kg langka, dan dijual mulai harga Rp50 ribu sampai Rp60 ribu. “Macam mana masyarakat miskin mau beli,†Cakapnya.
Terkait hal ini ia berharap Pertamina bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru agar meningkatkan pengawasan distribusi gas 3 kilogram.
“Kepada pertamina kita minta agar menyediakan stok di Pekanbaru, kalau memang dalih mereka kelangkaan terjadi karena terkendala macet di Duri,†pintanya.
Sementara itu, Sales Manager Retail Pertamina Riau, Hendri Eko menuturkan kelangkaan gas melon tersebut dikarenakan pendistribusian yang tidak tepat sasaran. Untuk penambahan kuota gas sendiri, Eko juga menuturkan Pertamina siap untuk menambah kuota LPG 3 Kg tersebut.
“Kalau kitakan sifatnya melakukan pendistribusian dan penyaluran saja, kelangkaan ini terjadi karena penyaluran mungkin tidak tepat sasaran,†ungkapnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Ingot Ahmad Hutasuhut mengakui bahwa pendistribusian gas melon saat ini belum optimal.
“Kalau memang dari pertamina ada ketegasan, kita akan siapkan regulasinya. Dengan begitu penyaluran gas sesuai dengan peruntukannya,†sebutnya.
Ingot juga menuturkan bagi pengusaha mikro yang belum mengurus izinnya, agar segera mendatangi kantor Camat setempat guna mengurus izinnya.
"Itu sudah diatur oleh Walikota sejak 2015, segera datangi kantor Camat untuk mengurus izin karena itu geratis," tukasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah