PILIHAN
Realisasi Fisik Minim, Sekda Sebut Evaluasi Kontrak Proyek Bersama OPD
PEKANBARU, Riauin.com - Realisasi fisik Realisasi fisik Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau kurang dari satu bulan menjelang tutup buku akhir tahun masih 75 persen. Sementara realisasi keuangan masih 68,2 persen.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Yan Prana Jaya mengaku segera melakukan langkah evaluasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Saya belum dapat laporan kongkrit. Tapi kami segera mengadakan rapat evaluasi bersama OPD membahas kendala dihadapi," kata Yan Prana, disela acara Hari Bhakti PU, di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau Jalan SM Amin, Selasa (3/12/19).
Menurut Yan, yang baru belasan hari dilantik sebagai Sekdaprov Riau ini pentingnya rapat evaluasi itu untuk mencari tahu dimana kendala utama, hingga kurang satu bulan tutup buku tahun anggaran, capaian realisasi masih diangka 75 persen.
Hal itu tentunya, realisasi APBD Riau masih jauh diharapkan yang dapat menyentuh angka 90 persen bahkan lebih.
"Yang namanya kendala setiap proyek pasti ada. Tapi saya harap kendala itu tak sampai mengganggu realisasi fisik. Makanya nanti kita evaluasi," ungkap Yan.
Lebih lanjut, mantan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Siak ini menegaskan, jika memang kendala itu terkait kontrak kerja proyek yang tidak seauai dengan harapan, maka sanksi bakal diberikan. Hal itu tentunya agar persoalan yang sama tidak lagi terjadi dimasa bakan datang.
"Bagi yang tidak tepat waktu tentu akan diberikan sanksi. Tidak bisa tidak. Sanksi itu, bisa pemutusan kontrak," tegas Yan.(int/nol)
Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Yan Prana Jaya mengaku segera melakukan langkah evaluasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Saya belum dapat laporan kongkrit. Tapi kami segera mengadakan rapat evaluasi bersama OPD membahas kendala dihadapi," kata Yan Prana, disela acara Hari Bhakti PU, di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau Jalan SM Amin, Selasa (3/12/19).
Menurut Yan, yang baru belasan hari dilantik sebagai Sekdaprov Riau ini pentingnya rapat evaluasi itu untuk mencari tahu dimana kendala utama, hingga kurang satu bulan tutup buku tahun anggaran, capaian realisasi masih diangka 75 persen.
Hal itu tentunya, realisasi APBD Riau masih jauh diharapkan yang dapat menyentuh angka 90 persen bahkan lebih.
"Yang namanya kendala setiap proyek pasti ada. Tapi saya harap kendala itu tak sampai mengganggu realisasi fisik. Makanya nanti kita evaluasi," ungkap Yan.
Lebih lanjut, mantan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Siak ini menegaskan, jika memang kendala itu terkait kontrak kerja proyek yang tidak seauai dengan harapan, maka sanksi bakal diberikan. Hal itu tentunya agar persoalan yang sama tidak lagi terjadi dimasa bakan datang.
"Bagi yang tidak tepat waktu tentu akan diberikan sanksi. Tidak bisa tidak. Sanksi itu, bisa pemutusan kontrak," tegas Yan.(int/nol)
Berita Lainnya
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak