PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
DBH 2020 Turun, Pemprov Riau 'Putar Otak' Cari Sumber Pendapatan Lain
PEKANBARU, Riauin.com - Penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas (Migas) Provinsi Riau tahun 2020 sebesar Rp2,6 triliun membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau harus 'putar otak' mencari sumber pendapatan lain.
Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat dikonfirmasi perihal itu mengatakan, pihaknya harus mencari sumber lain untuk menutupi penurunan DBH yang cukup signifikan itu.
"Kita akan mencari sumber lain untuk mengatasi defisit, baik dari penerimaan pajak maupun dari penerimaan lainnya," katanya, Ahad (24/11/2019).
Menurutnya, kondisi ini terjadi tidak hanya Riau. Dimana berdasarkan laporan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Riau, provinsi penghasil migas juga mengalami hal sama penurunan DBH.
"Tentu ini menjadi perhatian kita. Tapi disamping DBH mengalami penurunan, dana tranfer Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 5,4 persen dan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik naik 10,4 persen, Dana Insentif Daerah naik juga naik," tukasnya.
Sebelumnya, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau,
Bakhtaruddin mengatakan alokasi APBN untuk Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020 untuk Riau sebesar Rp25,20 triliun.
Angka ini, menurutnya mengalami penurunan sebesar 6,6 persen atau Rp1,7 triliun dibandingkan alokasi awal dana transfer Tahun 2019 sebesar Rp26,97.
Dia mengatakan, penurunan alokasi DBH yang signifikan tersebut diantaranya disebabkan adanya kebijakan pengendalian alokasi DBH di tahun 2020 lebih kurang Rp2,6 triliun. Sehingga berpengaruh pada besaran alokasi DBH terutama DBH Sumber Daya Alam (SDA) yang mengalami penurunan sebesar 30,0 persen dibanding alokasi tahun 2019.(int/nol)
Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat dikonfirmasi perihal itu mengatakan, pihaknya harus mencari sumber lain untuk menutupi penurunan DBH yang cukup signifikan itu.
"Kita akan mencari sumber lain untuk mengatasi defisit, baik dari penerimaan pajak maupun dari penerimaan lainnya," katanya, Ahad (24/11/2019).
Menurutnya, kondisi ini terjadi tidak hanya Riau. Dimana berdasarkan laporan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Riau, provinsi penghasil migas juga mengalami hal sama penurunan DBH.
"Tentu ini menjadi perhatian kita. Tapi disamping DBH mengalami penurunan, dana tranfer Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 5,4 persen dan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik naik 10,4 persen, Dana Insentif Daerah naik juga naik," tukasnya.
Sebelumnya, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau,
Bakhtaruddin mengatakan alokasi APBN untuk Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020 untuk Riau sebesar Rp25,20 triliun.
Angka ini, menurutnya mengalami penurunan sebesar 6,6 persen atau Rp1,7 triliun dibandingkan alokasi awal dana transfer Tahun 2019 sebesar Rp26,97.
Dia mengatakan, penurunan alokasi DBH yang signifikan tersebut diantaranya disebabkan adanya kebijakan pengendalian alokasi DBH di tahun 2020 lebih kurang Rp2,6 triliun. Sehingga berpengaruh pada besaran alokasi DBH terutama DBH Sumber Daya Alam (SDA) yang mengalami penurunan sebesar 30,0 persen dibanding alokasi tahun 2019.(int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah