PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Berdayakan BUMDes Untuk Lambungkan Ekonomi Desa
PEKANBARU, Riauin.com - Pembangunan desa menjadi fokus utama bagi daerah berkembang. Salah satu cara mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan adalah dengan memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Saat menghadiri acara penyerahan secara simbolis bantuan keuangan khusus dari pemerintah Provinsi Riau kepada Desa dan Kecamatan se-Provinsi Riau tahun 2019 yang dihadiri oleh kepala desa dan camat se-Provinsi Riau di Hotel Labersa, Jum'at (15/11/19), Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan melalui acara ini, ia akan terus menghimbau kepala desa atau pemimpin daerah agar terus mengembangkan BUMDes di daerah masing-masing.
"Ini merupakan gerakan untuk mensejahterakan masyarakat," ujarnya.
Ia mengaku akan menjak untuk memberdayakan BUMDes yang sudah ada, sebab menurutnya, untuk membangun ekonomi Indonesia harus dimulai dari daerah pinggir terlebih dahulu.
"Daerah pinggir maksudnya desa, kalau desa maju, kecamatan maju, kabupaten maju maka Indonesia pasti juga maju," terangnya.
Lebih lanjut, Syamsuar mengatakan bahwa saat ini angka kemiskinan di Provinsi Riau mencapai 7% dan ia mengajak kepada semua masyarakat untuk sama-sama memiliki targat agar angka tersebut bisa turun.
Sedangkan pertumbuhan ekonomi Riau, lanjutnya, saat ini hanya 2.80% sementara angka nasionalnya adalah 5.30%.
"Artinya kita sangat jauh tertinggal," jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa kedepan banyak usaha milik negara harus bisa bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), BUMDes dan Koperasi.
"Artinya ini kesempatn untuk menambah pendapatan desa sekaligus menambah ekonomi desa," ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Syarifuddin mengatakan saat ini pihaknya telah mendapatkan laporan bahwa sampai tanggal 14 November 2019 kemarin telah menerima sebanyak 957 berkas dan sudah terverifikasi sehingga dapat dialokasikan untuk dana BUMDes.
"Ini menunjukkan bahwa desa-desa di Provinsi Riau mendukung program Gubernur Riau dalan mewujudkan pembangunan desa," pungkasnya.
Turut hadir dalam acara itu, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Syah Harrofie, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Eet Indra Gunawan, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Asri Auzar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Zukri. (int/nol)
Saat menghadiri acara penyerahan secara simbolis bantuan keuangan khusus dari pemerintah Provinsi Riau kepada Desa dan Kecamatan se-Provinsi Riau tahun 2019 yang dihadiri oleh kepala desa dan camat se-Provinsi Riau di Hotel Labersa, Jum'at (15/11/19), Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan melalui acara ini, ia akan terus menghimbau kepala desa atau pemimpin daerah agar terus mengembangkan BUMDes di daerah masing-masing.
"Ini merupakan gerakan untuk mensejahterakan masyarakat," ujarnya.
Ia mengaku akan menjak untuk memberdayakan BUMDes yang sudah ada, sebab menurutnya, untuk membangun ekonomi Indonesia harus dimulai dari daerah pinggir terlebih dahulu.
"Daerah pinggir maksudnya desa, kalau desa maju, kecamatan maju, kabupaten maju maka Indonesia pasti juga maju," terangnya.
Lebih lanjut, Syamsuar mengatakan bahwa saat ini angka kemiskinan di Provinsi Riau mencapai 7% dan ia mengajak kepada semua masyarakat untuk sama-sama memiliki targat agar angka tersebut bisa turun.
Sedangkan pertumbuhan ekonomi Riau, lanjutnya, saat ini hanya 2.80% sementara angka nasionalnya adalah 5.30%.
"Artinya kita sangat jauh tertinggal," jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa kedepan banyak usaha milik negara harus bisa bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), BUMDes dan Koperasi.
"Artinya ini kesempatn untuk menambah pendapatan desa sekaligus menambah ekonomi desa," ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Syarifuddin mengatakan saat ini pihaknya telah mendapatkan laporan bahwa sampai tanggal 14 November 2019 kemarin telah menerima sebanyak 957 berkas dan sudah terverifikasi sehingga dapat dialokasikan untuk dana BUMDes.
"Ini menunjukkan bahwa desa-desa di Provinsi Riau mendukung program Gubernur Riau dalan mewujudkan pembangunan desa," pungkasnya.
Turut hadir dalam acara itu, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Syah Harrofie, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Eet Indra Gunawan, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Asri Auzar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Zukri. (int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah