PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
BPBD Riau Uji Coba Peralatan Pemadaman Karhutla Senilai Rp24 Miliar
PEKANBARU, Riauin.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau besok akan melakukan ujicoba peralatan Pemadaman Karhutla bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) di Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.
Sebelum uji coba peralatan canggih buatan Rusia senilai Rp24 miliar tersebut, terlebih BPBD Riau sudah memberikan pelatihan kepada personel yang akan mengoperasikan peralatan di lapangan.
"Untuk pelatihan personel kita langsung datangkan instruktur dari Rusia berjumlah sekitar 4 orang," kata Kepala BPBD Provinsi Riau, Edwar Sanger kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).
Dia mengatakan, pelatihan alat pemadaman Karhutla bagi personel sudah dilakukan selama 3 hari, dan praktik lapangan akan dilakukan di Rimbo Panjang, Kampar.
"Peralatan ini termasuk canggih, maka itu untuk penggunaanya kita latih dulu personel yang langsung dilatih oleh pihak dari Rusia," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, untuk pengoperasian peralatan itu pihaknya melibatkan dua orang dari seluruh 12 kabupaten/kota se-Riau.
"Kalau personel yang dilibatkan ada dari TNI, Polri, Satpol PP serta Manggala Agni, dan BPBD Riau ada sebanyak 15 orang," cakapnya.(int/nol)
Sebelum uji coba peralatan canggih buatan Rusia senilai Rp24 miliar tersebut, terlebih BPBD Riau sudah memberikan pelatihan kepada personel yang akan mengoperasikan peralatan di lapangan.
"Untuk pelatihan personel kita langsung datangkan instruktur dari Rusia berjumlah sekitar 4 orang," kata Kepala BPBD Provinsi Riau, Edwar Sanger kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).
Dia mengatakan, pelatihan alat pemadaman Karhutla bagi personel sudah dilakukan selama 3 hari, dan praktik lapangan akan dilakukan di Rimbo Panjang, Kampar.
"Peralatan ini termasuk canggih, maka itu untuk penggunaanya kita latih dulu personel yang langsung dilatih oleh pihak dari Rusia," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, untuk pengoperasian peralatan itu pihaknya melibatkan dua orang dari seluruh 12 kabupaten/kota se-Riau.
"Kalau personel yang dilibatkan ada dari TNI, Polri, Satpol PP serta Manggala Agni, dan BPBD Riau ada sebanyak 15 orang," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah