PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
7 Daerah Rawan Banjir, BPBD Riau Ingatkan Warga Waspada
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah memetakan daerah rawan banjir. Hal ini menyusul tingginya intensitas curah hujan di wilayah Riau.
"Wilayah rawan banjir sudah kita petakan. Daerahnya masih sama dengan tahun lalu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, H Edwar Sanger kepada wartawan, Jumat (8/11/2019).
Dia menyampaikan, daerah rawan banjir mulai dari Kampar kemudian ke arah selatan masuk ke Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kuansing.
"Kalau Kampar arah utara itu Rokan Hulu yang setiap tahun menjadi langganan banjir," sebut mantan Penjabat Walikota Pekanbaru ini.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk waspada, sehingga ketika hujan deras dan air datang sudah siap siaga.
"Kita juga sudah koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota untuk siaga. Bahkan pak Gubernur juga sudah mengeluarkan surat edara ke bupati dan walikota untuk siaga banjir mengingat Riau memasuki musim penghujan," cakapnya.
Selain daerah itu, lanjut Edwar, Kota Pekanbaru juga menjadi perhatian pihaknya. Sebab dengan kondisi yang fluktuatif Pekanbaru sering kali tergenang air saat hujan.
"Pekanbaru banjirnya itu karena genangan air yang tak jalan sebagaimana mestinya. Makanya kita minta normalisasi sungai-sungai yang mengalami pendangkalan, termasuk drainase yang kotor, sehingga puncak musim hujan air tidak menggenang," pintanya.(int/nol)
"Wilayah rawan banjir sudah kita petakan. Daerahnya masih sama dengan tahun lalu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, H Edwar Sanger kepada wartawan, Jumat (8/11/2019).
Dia menyampaikan, daerah rawan banjir mulai dari Kampar kemudian ke arah selatan masuk ke Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kuansing.
"Kalau Kampar arah utara itu Rokan Hulu yang setiap tahun menjadi langganan banjir," sebut mantan Penjabat Walikota Pekanbaru ini.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk waspada, sehingga ketika hujan deras dan air datang sudah siap siaga.
"Kita juga sudah koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota untuk siaga. Bahkan pak Gubernur juga sudah mengeluarkan surat edara ke bupati dan walikota untuk siaga banjir mengingat Riau memasuki musim penghujan," cakapnya.
Selain daerah itu, lanjut Edwar, Kota Pekanbaru juga menjadi perhatian pihaknya. Sebab dengan kondisi yang fluktuatif Pekanbaru sering kali tergenang air saat hujan.
"Pekanbaru banjirnya itu karena genangan air yang tak jalan sebagaimana mestinya. Makanya kita minta normalisasi sungai-sungai yang mengalami pendangkalan, termasuk drainase yang kotor, sehingga puncak musim hujan air tidak menggenang," pintanya.(int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah