PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Wagubri Kerahkan Dua Tim Penertiban Perkebunan Ilegal ke Rohul dan Kampar
PEKANBARU, Riauin.com - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution melepas dua tim terpadu yang tergabung dalam Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal ke kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kampar.
"Tadi saya memberikan arahan untuk melepas dua tim terpadu. Satu tim akan berangkat ke daerah Rohul dan satu lagi ke Kampar," kata Edy Natar yang juga Ketua Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau ini kepada wartawan, Rabu (6/11/2019).
Edy mengatakan, masing-masing tim akan melakukan identifikasi lima perusahaan. Hanya saja tim yang bekerja di lapangan tidak bisa menyelesaikan identifikasi selama lima hari.
"Jadi berapapun target yang dicapai itu yang kita peroleh. Saya juga sudah sampaikan ke tim untuk mendapatkan data yang betul-betul valid," ujarnya.
Karena dengan data yang valid, nanti bisa ditelusuri dan ditindaklanjuti mana perusahaan yang tidak sesuai aturan, itu akan disampaikan ke penegak hukum.
"Dan kita sudah ingatkan jauh hari tim ini sudah dibentuk dan mulai beroperasi. Untuk tahap awal ini sengaja kita berangkat dengan kekuatan penuh sambil nanti dievaluasi. Dengan evaluasi itu nanti dengan jumlah yang terbatas tapi bekerjanya efektif," cakapnya.(int/nol)
"Tadi saya memberikan arahan untuk melepas dua tim terpadu. Satu tim akan berangkat ke daerah Rohul dan satu lagi ke Kampar," kata Edy Natar yang juga Ketua Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau ini kepada wartawan, Rabu (6/11/2019).
Edy mengatakan, masing-masing tim akan melakukan identifikasi lima perusahaan. Hanya saja tim yang bekerja di lapangan tidak bisa menyelesaikan identifikasi selama lima hari.
"Jadi berapapun target yang dicapai itu yang kita peroleh. Saya juga sudah sampaikan ke tim untuk mendapatkan data yang betul-betul valid," ujarnya.
Karena dengan data yang valid, nanti bisa ditelusuri dan ditindaklanjuti mana perusahaan yang tidak sesuai aturan, itu akan disampaikan ke penegak hukum.
"Dan kita sudah ingatkan jauh hari tim ini sudah dibentuk dan mulai beroperasi. Untuk tahap awal ini sengaja kita berangkat dengan kekuatan penuh sambil nanti dievaluasi. Dengan evaluasi itu nanti dengan jumlah yang terbatas tapi bekerjanya efektif," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah