PILIHAN
Insan Media di Kepulauan Meranti Dapat Bimbingan dari Balai Bahasa Riau
SELATPANJANG, Riauin.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Balai Bahasa Provinsi Riau, taja penyuluhan Bahasa Indonesia bagi insan media massa di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, pada Jumat (18/10/2019), bertempat di Lantai 5, Hotel Dyva, Jalan Diponegoro, Selatpanjang.
Acara yang dihadiri Kabag Kominfo Kepulauan Meranti, Febriadi Asmara, dan Kasubag kerjasama media, Yusran, bertujuan untuk menyosialisasikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, melaksanakan pembinaan dibidang tata penulisan berita, serta untuk memperoleh kesepahaman yang sama mengenai penggunaan bahasa Indonesia.
Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Insan Media Massa di Kabupaten Kepulauan Meranti ini mengangkat moto, Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Tertibkan Bahasa Asing. Kegiatan diikuti peserta baik dari insan media massa, pelajar, dan perwakilan dari humas.
Ahmad Nawari, SPd MA selaku ketua pantia dipenyuluhan itu, kemudian acara menghadirkan 2 narasumber yakni, Kepala Balai Bahasa Riau, Drs Songgo Siruah, MPd. dan pegiat serta penulis buku literasi Dra Sri Sabakti, MHum.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulaun Meranti, Yulian Norwis SE MM, menyampaikan dalam sambutannya bahwa pemerintah daerah mempunyai kewajiban untuk mengenalkan dan mensosiaisasikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
"Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini dapat membantu menyebarluaskan penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, terutama bagi media massa bisa nenyajikan berita-berita dengan bahasa yang lebih baik," ucapnya.
Sekda juga minta kepada peserta untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan baik, ia juga yakin dan percaya insan pers bisa menggunakan bahasa yang baik.
"Media merupakan sarana informasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ini juga merupakan terobosan-terobosan untuk meningkat kemampuan media dalam menyampai informasi," ungkap Sekda yang akrab disapa Icut.
Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Drs Songgo Siruah, MPd mengingatkan, agar jangan melupakan kamus Bahasa Indonesia sebab banyak masyarakat yang salah dalam pengejaan kalimat.
"Wajib menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa Indonesia sangat penting karena kita sebagai warga negara dan merupakan nasionalisme, cinta bangsa," ungkap Songgo.
Ditambahkan Songgo, bahasa Indonesia tertuang dalam sumpah pemuda namun tidak hanya mengucapkan namun juga memahami sebuah literasi.
"Media massa adalah pilarnya demokrasi untuk itu komunikasi dalam penggunaan kebahasaan sangatlah penting," pungkasnya.
Dalam penyampaiannya, Songgo juga mengatakan perlunya bagi insan media mengikuti uji kompetisi wartawan. Karena disana juga menjadi tolak ukur kemampuan wartawan yang turun ke lapangan dalam mencari berita.(int/nol)
Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, pada Jumat (18/10/2019), bertempat di Lantai 5, Hotel Dyva, Jalan Diponegoro, Selatpanjang.
Acara yang dihadiri Kabag Kominfo Kepulauan Meranti, Febriadi Asmara, dan Kasubag kerjasama media, Yusran, bertujuan untuk menyosialisasikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, melaksanakan pembinaan dibidang tata penulisan berita, serta untuk memperoleh kesepahaman yang sama mengenai penggunaan bahasa Indonesia.
Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Insan Media Massa di Kabupaten Kepulauan Meranti ini mengangkat moto, Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Tertibkan Bahasa Asing. Kegiatan diikuti peserta baik dari insan media massa, pelajar, dan perwakilan dari humas.
Ahmad Nawari, SPd MA selaku ketua pantia dipenyuluhan itu, kemudian acara menghadirkan 2 narasumber yakni, Kepala Balai Bahasa Riau, Drs Songgo Siruah, MPd. dan pegiat serta penulis buku literasi Dra Sri Sabakti, MHum.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulaun Meranti, Yulian Norwis SE MM, menyampaikan dalam sambutannya bahwa pemerintah daerah mempunyai kewajiban untuk mengenalkan dan mensosiaisasikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
"Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini dapat membantu menyebarluaskan penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, terutama bagi media massa bisa nenyajikan berita-berita dengan bahasa yang lebih baik," ucapnya.
Sekda juga minta kepada peserta untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan baik, ia juga yakin dan percaya insan pers bisa menggunakan bahasa yang baik.
"Media merupakan sarana informasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ini juga merupakan terobosan-terobosan untuk meningkat kemampuan media dalam menyampai informasi," ungkap Sekda yang akrab disapa Icut.
Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Drs Songgo Siruah, MPd mengingatkan, agar jangan melupakan kamus Bahasa Indonesia sebab banyak masyarakat yang salah dalam pengejaan kalimat.
"Wajib menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa Indonesia sangat penting karena kita sebagai warga negara dan merupakan nasionalisme, cinta bangsa," ungkap Songgo.
Ditambahkan Songgo, bahasa Indonesia tertuang dalam sumpah pemuda namun tidak hanya mengucapkan namun juga memahami sebuah literasi.
"Media massa adalah pilarnya demokrasi untuk itu komunikasi dalam penggunaan kebahasaan sangatlah penting," pungkasnya.
Dalam penyampaiannya, Songgo juga mengatakan perlunya bagi insan media mengikuti uji kompetisi wartawan. Karena disana juga menjadi tolak ukur kemampuan wartawan yang turun ke lapangan dalam mencari berita.(int/nol)
Berita Lainnya
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang