PILIHAN
Akbar: Akan Dibentuk Komite Persiapkan Munas Golkar
Akbar Tanjung
KETUA Dewan Pertimbangan Partai Golkar (PG) dari kubu Aburizal Bakrie (ARB), Akbar Tanjung mengemukakan Musyawarah Nasional (Munas) ulang adalah solusi terbaik untuk mengakhiri dualisme kepemimpinan PG yang sudah berlangsung selama lebih dari satu tahun terakhir. Untuk menggelar Munas maka perlu dibentuk komite untuk mempersiapkan Munas.
"Dalam pelaksanaan Munas harus ada penunjukkan komite. Mereka terdiri dari kader partai yang memiliki komitmen dalam membangun kembali kebesaran partai," kata Akbar di Akbar Tanjung Institute, Jakarta Selatan, kemarin.
Ia tidak menyebut siapa saja anggota Komite yang akan dibentuk. Dia hanya tegaskan para senior terus memantau perkembangan Golkar.
"Kami sebagai senior yang memiliki konsen mengambil langkah proaktif untuk mengkonsolidasi kader agar terlaksananya Munas 2016," tutur mantan Ketua Umum PG ini.
Menurutnya, kepanitiaan Munas harus diikuti oleh para kader yang memenuhi kriteria PDLT (Prestasi, Loyalitas, Dedikasi, dan Tidak tercela). Pihaknya juga akan mengirim surat ke kedua kubu yaitu Aburizal Bakrie (ARB) dan kubu Agung Laksono (AL) terkait hal tersebut.
"Kami sampaikan ke DPP PG ke ARB dan AL. Kami akan mengrin surat ke DPD tingkat 1 (provinsi) dan 2 (kabupaten/kota)," ujarnya. BSC
"Dalam pelaksanaan Munas harus ada penunjukkan komite. Mereka terdiri dari kader partai yang memiliki komitmen dalam membangun kembali kebesaran partai," kata Akbar di Akbar Tanjung Institute, Jakarta Selatan, kemarin.
Ia tidak menyebut siapa saja anggota Komite yang akan dibentuk. Dia hanya tegaskan para senior terus memantau perkembangan Golkar.
"Kami sebagai senior yang memiliki konsen mengambil langkah proaktif untuk mengkonsolidasi kader agar terlaksananya Munas 2016," tutur mantan Ketua Umum PG ini.
Menurutnya, kepanitiaan Munas harus diikuti oleh para kader yang memenuhi kriteria PDLT (Prestasi, Loyalitas, Dedikasi, dan Tidak tercela). Pihaknya juga akan mengirim surat ke kedua kubu yaitu Aburizal Bakrie (ARB) dan kubu Agung Laksono (AL) terkait hal tersebut.
"Kami sampaikan ke DPP PG ke ARB dan AL. Kami akan mengrin surat ke DPD tingkat 1 (provinsi) dan 2 (kabupaten/kota)," ujarnya. BSC
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK