PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Kabut Asap di Siak Makin Parah, Beberapa Sekolah Pulangkan Siswanya
SIAK, Riauin.com - Kondisi kabut asap di Kabupaten Siak hari ini, Senin (26/8/2019) makin tebal. Beberapa sekolah, hari ini, mulai meliburkan para siswanya.
Hal ini, hasil dari pantauan halloriau.com di beberapa sekolah, yang terlihat tidak ada kegiatan belajar mengajar. Bahkan pada pukul 09.00 Wib, ada sekolah yang memulangkan para siswa, mengingat kabut asap yang makin pekat dan membahayakan kesehatan.
“Pemulangan siswa lebih awal dilakukan untuk hari ini karena kabut asap makin parah. Namun, Selasa besok, aktivitas belajar mengajar berjalan sesuai jadwal sambil menunggu perkembangan cuaca,†kata salah seorang guru SDN 05 Siak.
Seperti yang diungkapkan warga Kabupaten Siak yang mengaku bernama Ici (32), bahwa guru anaknya tadi menelponnya, dan meminta ia agar segera menjemput anaknya di sekolah, karena mengingat kondisi kabut asap yang tebal maka para anak -anak dipulangkan.
"Tadi pagi saya mengantar anak saya ke sekolah, tapi satu jam kemudian, gurunya menelpon saya, untuk menjemput kembali. Kata gurunya, karena kabut asap dan udara di Siak yang saat ini buruk, " ungkapnya.
Diketahui sebelumnya, dari hasil pantauan Air Quality Monitoring (AQM) milik BMKG, Minggu (25/8/2019) pukul 01.00 WIB, udara di Siak, menyentuh range warna merah di konsentrasi Partikulat Molekul (PM) 10 pada angka 296 dan terlihat semakin buruk pada pukul 02.00 WIB menapaki angka 409 yang artinya 'berbahaya'.(int/nol)
Hal ini, hasil dari pantauan halloriau.com di beberapa sekolah, yang terlihat tidak ada kegiatan belajar mengajar. Bahkan pada pukul 09.00 Wib, ada sekolah yang memulangkan para siswa, mengingat kabut asap yang makin pekat dan membahayakan kesehatan.
“Pemulangan siswa lebih awal dilakukan untuk hari ini karena kabut asap makin parah. Namun, Selasa besok, aktivitas belajar mengajar berjalan sesuai jadwal sambil menunggu perkembangan cuaca,†kata salah seorang guru SDN 05 Siak.
Seperti yang diungkapkan warga Kabupaten Siak yang mengaku bernama Ici (32), bahwa guru anaknya tadi menelponnya, dan meminta ia agar segera menjemput anaknya di sekolah, karena mengingat kondisi kabut asap yang tebal maka para anak -anak dipulangkan.
"Tadi pagi saya mengantar anak saya ke sekolah, tapi satu jam kemudian, gurunya menelpon saya, untuk menjemput kembali. Kata gurunya, karena kabut asap dan udara di Siak yang saat ini buruk, " ungkapnya.
Diketahui sebelumnya, dari hasil pantauan Air Quality Monitoring (AQM) milik BMKG, Minggu (25/8/2019) pukul 01.00 WIB, udara di Siak, menyentuh range warna merah di konsentrasi Partikulat Molekul (PM) 10 pada angka 296 dan terlihat semakin buruk pada pukul 02.00 WIB menapaki angka 409 yang artinya 'berbahaya'.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemprov Riau Kucurkan Dana Verval, 76 Bangunan KDKMP di Siak Selesai 100 Persen
Pemkab Siak Gandeng Swasta Perbaiki Jalan Rusak 6,4 Km, Bupati Afni Kecewa DBH 2027 Dipangkas
Sabet Juara II MTQ Nasional XXXI, Pemkab Siak Ganjar Afif Muhammad Bonus Umrah dan Beasiswa
Diskes Siak Siapkan 119 Ribu Masker Usai Kasus ISPA Melonjak Lagi
Siak Publikasikan ISPU Tiap Hari, Penanganan Karhutla Dipantau dari Pendidikan Lemhannas
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Pemprov Riau Kucurkan Dana Verval, 76 Bangunan KDKMP di Siak Selesai 100 Persen
Pemkab Siak Gandeng Swasta Perbaiki Jalan Rusak 6,4 Km, Bupati Afni Kecewa DBH 2027 Dipangkas
Sabet Juara II MTQ Nasional XXXI, Pemkab Siak Ganjar Afif Muhammad Bonus Umrah dan Beasiswa
Diskes Siak Siapkan 119 Ribu Masker Usai Kasus ISPA Melonjak Lagi
Siak Publikasikan ISPU Tiap Hari, Penanganan Karhutla Dipantau dari Pendidikan Lemhannas
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan