PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Gubri dan Walikota Pekanbaru Gelar Aksi Bersih Sungai Siak, Berbagai Elemen Dilibatkan
PEKANBARU, Riauin.com - Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan melaksanakan Aksi Bersih Sungai Siak, Kamis (20/6/2019), dimulai pukul 7.30 WIB di tepian Sungai Siak. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka hari jadi ke-235 Kota Pekanbaru.
Rencana aksi bersih ini dimulai dari Masjid Nurul Iman, hingga Rumah Singgah Tuan Kadi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan. Demikian diungkapkan Kepala Dinas PUPR, Indra Pomi Nasution.
Dijelaskan Indra, Dalam aksi bersih nantinya, berbagai elemen akan dilibatkan. Aksi bersih nantinya akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Gubernur Riau, Bapak Syamsuar.
"Gubernur Riau bersama Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT akan melakukan patroli aksi bersih Sungai Siak di sepanjang aliran sungai menggunakan perahu," jelasnya.
Selain Gubernur Riau dan Wali Kota, aksi bersih sungai juga melibatkan seluruh instansi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru, Balai Wilayah Sungai Sumatera III, BKSDA, BPBD, Basarnas, Kodim 0301 Pekanbaru, Koramil 03/Senapelan, Polresta Pekanbaru, Polsek Senapelan, dan berbagai elemen masyarakat.
"Aksi bersih sungai Siak ini bukan hanya seremonial belaka, namun diharapkan melalui aksi yang telah dilakukan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat Pekanbaru khususnya di sepanjang tepian Sungai Siak agar lebih peduli terhadap lingkungan dan menimbulkan budaya bersih sungai Siak, " ujarnya lagi.
Untuk itu, sangat diharapkan partisipasi aktif tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama mensukseskan aksi bersih sungai Siak ini.
Sebagai informasi tambahan, Sungai Siak adalah sungai yang memiliki fungsi strategis bagi Pekanbaru. Diketahui, Sungai Siak saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan.
Sungai Siak merupakan sungai yang paling dalam di Indonesia, namun Daerah Aliran Sungai (DAS) Siak saat ini termasuk DAS kritis, kawasan rawan bencana banjir dan longsor, erosi, dan pendangkalan, serta terjadi berbagai macam pencemaran.
Salah satu yang mencemari Sungai Siak adalah sampah (organik dan non organik) serta tumbuhan air (gulma) seperti eceng gondok. (nol)
Rencana aksi bersih ini dimulai dari Masjid Nurul Iman, hingga Rumah Singgah Tuan Kadi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan. Demikian diungkapkan Kepala Dinas PUPR, Indra Pomi Nasution.
Dijelaskan Indra, Dalam aksi bersih nantinya, berbagai elemen akan dilibatkan. Aksi bersih nantinya akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Gubernur Riau, Bapak Syamsuar.
"Gubernur Riau bersama Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT akan melakukan patroli aksi bersih Sungai Siak di sepanjang aliran sungai menggunakan perahu," jelasnya.
Selain Gubernur Riau dan Wali Kota, aksi bersih sungai juga melibatkan seluruh instansi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru, Balai Wilayah Sungai Sumatera III, BKSDA, BPBD, Basarnas, Kodim 0301 Pekanbaru, Koramil 03/Senapelan, Polresta Pekanbaru, Polsek Senapelan, dan berbagai elemen masyarakat.
"Aksi bersih sungai Siak ini bukan hanya seremonial belaka, namun diharapkan melalui aksi yang telah dilakukan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat Pekanbaru khususnya di sepanjang tepian Sungai Siak agar lebih peduli terhadap lingkungan dan menimbulkan budaya bersih sungai Siak, " ujarnya lagi.
Untuk itu, sangat diharapkan partisipasi aktif tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama mensukseskan aksi bersih sungai Siak ini.
Sebagai informasi tambahan, Sungai Siak adalah sungai yang memiliki fungsi strategis bagi Pekanbaru. Diketahui, Sungai Siak saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan.
Sungai Siak merupakan sungai yang paling dalam di Indonesia, namun Daerah Aliran Sungai (DAS) Siak saat ini termasuk DAS kritis, kawasan rawan bencana banjir dan longsor, erosi, dan pendangkalan, serta terjadi berbagai macam pencemaran.
Salah satu yang mencemari Sungai Siak adalah sampah (organik dan non organik) serta tumbuhan air (gulma) seperti eceng gondok. (nol)
Berita Lainnya
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas