PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Diwarnai Hujan Deras, Tim BBKSDA Riau Berjibaku Halau Gajah dari Kebun Warga
PEKANBARU, Riauin.com - Sejak Sabtu (15/6/2019) kemarin, tim gabungan Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Riau terus melakukan penanganan terhadap konflik gajah di Kecamatan Peranap, Inhu. Namun proses penghalauan ini tidak berjalan mulus.
Kepala Bidwil I BBKSDA Riau, Andri Hansen Siregar mengatakan sejak Sabtu pagi tersebut, hujan lebat terus terjadi di lokasi penghalauan. Kondisi ini menyulitkan proses penggiringan gajah liar tersebut.
"Kita hanya bisa melakukan pemantaun saja," kata Hansen pada Minggu (16/6/2019).
Baru pada siang harinya, meskipun gerimis, tim melakukan pengahalaun dengan metode sergap halau. Dalam formasi ini, dua gajah terlatih yang dilibatkan berada di tengah, diiringi oleh belasan hingga puluhan petugas di sayap kiri dan kanan.
"Metode ini dilakukan dengan cara menyisir lokasi secara bersama-sama untuk menghalau gajah," kata Hansen lagi.
Dalam penghalauan ini, tim berhasil melihat keberadaan gajah. Namun posisinya tidak berkumpul. Bahkan beberapa gajah ada yang mencoba berlari ke arah padat penduduk. Tim langsung berupaya melakukan penghalauan agar gajah tidak masuk ke pemukiman.
"Gajah dihalau kembali untuk masuk ke perkebunan karet tua hingga akhirnya kehilangan jejak," kata Hansen.
Proses penghalauan tersebut terus dilakukan hingga Ahad dini hari. Kemudian disambung pada paginya untuk menghalau gajah ke arah utara ke arah Taman Nasional Tesso Nilo.
Gajah-gajah ini direncanakan akan dikembalikan ke habitatnya di kantung gajah Tesso Nilo. Di sana merupakan salah satu kantung gajah terbesar dengan lebih dari 60 gajah berada di sana.
"Kita berharap proses ini bisa segera selesai dan tidak lagi masuk ke areal masyarakat," tutupnya.(int/nol)
Kepala Bidwil I BBKSDA Riau, Andri Hansen Siregar mengatakan sejak Sabtu pagi tersebut, hujan lebat terus terjadi di lokasi penghalauan. Kondisi ini menyulitkan proses penggiringan gajah liar tersebut.
"Kita hanya bisa melakukan pemantaun saja," kata Hansen pada Minggu (16/6/2019).
Baru pada siang harinya, meskipun gerimis, tim melakukan pengahalaun dengan metode sergap halau. Dalam formasi ini, dua gajah terlatih yang dilibatkan berada di tengah, diiringi oleh belasan hingga puluhan petugas di sayap kiri dan kanan.
"Metode ini dilakukan dengan cara menyisir lokasi secara bersama-sama untuk menghalau gajah," kata Hansen lagi.
Dalam penghalauan ini, tim berhasil melihat keberadaan gajah. Namun posisinya tidak berkumpul. Bahkan beberapa gajah ada yang mencoba berlari ke arah padat penduduk. Tim langsung berupaya melakukan penghalauan agar gajah tidak masuk ke pemukiman.
"Gajah dihalau kembali untuk masuk ke perkebunan karet tua hingga akhirnya kehilangan jejak," kata Hansen.
Proses penghalauan tersebut terus dilakukan hingga Ahad dini hari. Kemudian disambung pada paginya untuk menghalau gajah ke arah utara ke arah Taman Nasional Tesso Nilo.
Gajah-gajah ini direncanakan akan dikembalikan ke habitatnya di kantung gajah Tesso Nilo. Di sana merupakan salah satu kantung gajah terbesar dengan lebih dari 60 gajah berada di sana.
"Kita berharap proses ini bisa segera selesai dan tidak lagi masuk ke areal masyarakat," tutupnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi