PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Gubri Lepas 700 Santri ke Pesantren Al Fatah Magetan
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau Syamsuar melepas 700 santri asal Riau ke Pesantren Al Fatah Magetan, Jawa Timur. Pelepasan di laksanakan di Masjid Al Ikhlas Kubang Raya, Pekanbaru, Sabtu (15/6/2019).
Kepada para Santri, Gubernur mengharapkan agar belajar sungguh-sungguh dan mengikuti seluruh proses belajar mengajar dengan baik.
"Anak - anakku sekalian, rajinlah belajar tuntutlah ilmu sebanyak banyaknya, sehingga menjadi kebanggaan orang tua dan masyarakat Riau," ujar Gubri.
Mantan Bupati Siak dua periode ini mengatakan santri yang menuntut ilmu ke tanah Jawa ini bisa melahirkan ulama - ulama yang akan mengembangkan ilmunya di tengah masyarakat. Tidak hanya itu Syamsuar berharap akan lahir pemimpin yang berasal dari santri.
"Tamatan pasantren tidak hanya menjadi ustadz semata, tapi bisa menjadi pengusaha, birokrat, dokter, polisi TNI dan lain sebagainya. Namun yang jelas sudah memahami ilmu agama," ujar Gubri.
Gubri mengaku bangga dengan semangat masyarakat Riau yang memasukan anaknya untuk sekolah di pondok pasantren sehingga nilai Keislaman sudah tertanam sejak dini.
Gubernur memberikan perhatiab besar terhadap perkembangan pendidikan Islam di negeri melayu lancang kuning. Bahka Gubri ingin menjadikan Provinsi Riau sebagai pusat kajian Islam.
Komitmen ini di buktikan dengan pemberian beasiswa bagi anak penghapal alquran untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat S1,S2 bahkan sampai S3.
Kemudian Gubri memohon doa kepada para santri agar dapat menjalankan amanah sebagai Gubernur Riau dalam membangun Riau lebih baik. (rilis)
Kepada para Santri, Gubernur mengharapkan agar belajar sungguh-sungguh dan mengikuti seluruh proses belajar mengajar dengan baik.
"Anak - anakku sekalian, rajinlah belajar tuntutlah ilmu sebanyak banyaknya, sehingga menjadi kebanggaan orang tua dan masyarakat Riau," ujar Gubri.
Mantan Bupati Siak dua periode ini mengatakan santri yang menuntut ilmu ke tanah Jawa ini bisa melahirkan ulama - ulama yang akan mengembangkan ilmunya di tengah masyarakat. Tidak hanya itu Syamsuar berharap akan lahir pemimpin yang berasal dari santri.
"Tamatan pasantren tidak hanya menjadi ustadz semata, tapi bisa menjadi pengusaha, birokrat, dokter, polisi TNI dan lain sebagainya. Namun yang jelas sudah memahami ilmu agama," ujar Gubri.
Gubri mengaku bangga dengan semangat masyarakat Riau yang memasukan anaknya untuk sekolah di pondok pasantren sehingga nilai Keislaman sudah tertanam sejak dini.
Gubernur memberikan perhatiab besar terhadap perkembangan pendidikan Islam di negeri melayu lancang kuning. Bahka Gubri ingin menjadikan Provinsi Riau sebagai pusat kajian Islam.
Komitmen ini di buktikan dengan pemberian beasiswa bagi anak penghapal alquran untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat S1,S2 bahkan sampai S3.
Kemudian Gubri memohon doa kepada para santri agar dapat menjalankan amanah sebagai Gubernur Riau dalam membangun Riau lebih baik. (rilis)
Berita Lainnya
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi