PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Begini Kronologis Keributan dan Pembakaran Rutan Siak Versi Narapidana
SIAK, Riauin.com - Kondisi Rutan yang terbakar dimanfaatkan sejumlah Narapidana untuk kabur ke hutan. Namun tak semuanya begitu. Ada juga warga binaan yang keluar dari amukan api dan menyerahkan diri kepada polisi yang sedang berada di luar.
Sudanto, salah seorang narapida (Napi) yang langsung dipindahkan ke ruang tahanan Kepolisian Sektor Siak usai menyerahkan diri, kepada awak media menceritakan kronologi pembakaran Rutan Siak.
Menurutnya, kejadian tersebut berawal ada razia dari pihak Rutan dikarenakan ada yang kedapatan mengkonsumsi sabu-sabu.
"Lalu datang dari kepolisian untuk mengamankan tiga orang yang kedapatan sedang menghisab sabu-sabu, lalu dimasukkan ke sel. Setelah itu, pegawai Lapas datang dan tahanan itu dipukuli hingga badannya berbekas. Karena perlakuan petugas Rutan itu, teman-teman yang lain nggak terima bang. Jadi mulailah marah semuanya," terangnya.
Dengan cepat dan spontan banyak para warga binaan tersebut marah dan pintu sel masing-masing didobrak hingga rusak dan hancur oleh para tahanan, sehingga semuanya bisa keluar dari sel.
"Pintu-pintu dihancurkan, petugas yang berjaga ketakutan dan langsung lari keluar semua," imbuhnya.
Sejak saat itu mulailah Rutan dikuasai oleh para Napi. Bahkan sudah mulai melempar batu ke arah luar gedung.
"Mulai pukul 01.00 WIB Sabtu dini hari tadi, semua warga binaan melempar batu ke arah luar bangunan supaya polisi tidak masuk. Ada juga yang membuat api, agar ketika apinya sudah besar, warga dalam rutan bisa lari keluar. Sementara kami yang bertugas di dapur hanya di belakang saja bang mengamankan tabung gas supaya tidak meledak. Masalah tembakan dari dalam Rutan itu kami juga tidak tahu siapa yang mengambil senjata itu. Yang jelas senjata itu milik penjaga Rutan," jelasnya yang mengaku ditugaskan di dapur Rutan.
Sudanto bersama beberapa rekannya diamankan polisi dan mengaku menyerahkan diri. Terhitung ratusan orang sudah diamankan Polres Siak.
Suasana di sekitar Rutan masih mencekam. Ratusan warga tampak masih berkumpul di sekitar Rutan. Hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan dari pihak Rutan Kelas II Siak mengenai kejadian ini.(int/nol)
Sudanto, salah seorang narapida (Napi) yang langsung dipindahkan ke ruang tahanan Kepolisian Sektor Siak usai menyerahkan diri, kepada awak media menceritakan kronologi pembakaran Rutan Siak.
Menurutnya, kejadian tersebut berawal ada razia dari pihak Rutan dikarenakan ada yang kedapatan mengkonsumsi sabu-sabu.
"Lalu datang dari kepolisian untuk mengamankan tiga orang yang kedapatan sedang menghisab sabu-sabu, lalu dimasukkan ke sel. Setelah itu, pegawai Lapas datang dan tahanan itu dipukuli hingga badannya berbekas. Karena perlakuan petugas Rutan itu, teman-teman yang lain nggak terima bang. Jadi mulailah marah semuanya," terangnya.
Dengan cepat dan spontan banyak para warga binaan tersebut marah dan pintu sel masing-masing didobrak hingga rusak dan hancur oleh para tahanan, sehingga semuanya bisa keluar dari sel.
"Pintu-pintu dihancurkan, petugas yang berjaga ketakutan dan langsung lari keluar semua," imbuhnya.
Sejak saat itu mulailah Rutan dikuasai oleh para Napi. Bahkan sudah mulai melempar batu ke arah luar gedung.
"Mulai pukul 01.00 WIB Sabtu dini hari tadi, semua warga binaan melempar batu ke arah luar bangunan supaya polisi tidak masuk. Ada juga yang membuat api, agar ketika apinya sudah besar, warga dalam rutan bisa lari keluar. Sementara kami yang bertugas di dapur hanya di belakang saja bang mengamankan tabung gas supaya tidak meledak. Masalah tembakan dari dalam Rutan itu kami juga tidak tahu siapa yang mengambil senjata itu. Yang jelas senjata itu milik penjaga Rutan," jelasnya yang mengaku ditugaskan di dapur Rutan.
Sudanto bersama beberapa rekannya diamankan polisi dan mengaku menyerahkan diri. Terhitung ratusan orang sudah diamankan Polres Siak.
Suasana di sekitar Rutan masih mencekam. Ratusan warga tampak masih berkumpul di sekitar Rutan. Hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan dari pihak Rutan Kelas II Siak mengenai kejadian ini.(int/nol)
Berita Lainnya
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah
Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi
Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah
Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi
Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal