PILIHAN
Sudah 2.913 Hektar Lahan Riau Terbakar, 15 Tersangka Ditangkap
PEKANBARU, Riauin.com - Satgas Karhutla Provinsi Riau mencatat bahwa hingga saat ini sudah 2.913 hektar lahan di Riau terbakar selama 2019. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, menyebutkan lahan terbanyak terbakar di kabupaten Bengkalis, mencapai 1.295,83 hektar.
Disusul kabupaten Rohil seluas 444,25 hektar dan Siak 328,75 hektar. "Seluruh kabupaten di Riau sudah terjadi karhutla, paling sedikit ada di Rohul hanya dua hektar," cakap Edwar, Senin (15/4/2019).
"Pemadaman dan pendinginan masih kita lakukan pada hari ini. Baik oleh Satgas darat maupun udara," tambah Edwar.
Untuk Satgas udara, ada 11 helikopter dan dua pesawat yang digunakan. Kegiatan satgas udara sendiri dilakukan menggunakan waterbombing dan juga teknologi modifikasi cuaca (TMC).
Sementara untuk Satgas Gakkum Karhutla Riau, saat ini sudah mengamankan 15 orang tersangka sejak awal tahun hingga saat ini.
"Seluruh kasus ini merupakan kasus perorangan, tidak ada yang korporasi," sebut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.
Ia merincikan, dari 15 kasus tersebut satu kasus terjadi di Inhil, Rohil tiga kasus, Pekanbaru satu kasus, Meranti dua kasus, Dumai lima kasus, dan Bengkalis tiga kasus. "Dua orang sudah tahap II di JPU Meranti dan Dumai, sisanya masih proses sidik dan tahap I," imbuhnya.(int/nol)
Disusul kabupaten Rohil seluas 444,25 hektar dan Siak 328,75 hektar. "Seluruh kabupaten di Riau sudah terjadi karhutla, paling sedikit ada di Rohul hanya dua hektar," cakap Edwar, Senin (15/4/2019).
"Pemadaman dan pendinginan masih kita lakukan pada hari ini. Baik oleh Satgas darat maupun udara," tambah Edwar.
Untuk Satgas udara, ada 11 helikopter dan dua pesawat yang digunakan. Kegiatan satgas udara sendiri dilakukan menggunakan waterbombing dan juga teknologi modifikasi cuaca (TMC).
Sementara untuk Satgas Gakkum Karhutla Riau, saat ini sudah mengamankan 15 orang tersangka sejak awal tahun hingga saat ini.
"Seluruh kasus ini merupakan kasus perorangan, tidak ada yang korporasi," sebut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.
Ia merincikan, dari 15 kasus tersebut satu kasus terjadi di Inhil, Rohil tiga kasus, Pekanbaru satu kasus, Meranti dua kasus, Dumai lima kasus, dan Bengkalis tiga kasus. "Dua orang sudah tahap II di JPU Meranti dan Dumai, sisanya masih proses sidik dan tahap I," imbuhnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga