PILIHAN
Kapolda Riau Resmi Bergelar Datuk Panglimo Sutan Dirajo
PEKANBARU, Riauin.com - Setelah dilakukan prosesi pemberian gelar oleh Penghulu Suku Kenegerian Air Tiris, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo resmi bergelar Datuk Panglimo Sutan Dirajo. Pemberian gelar ini dilaksanakan siang tadi, Senin (8/4/2019) di Balai Adat Kenegerian Air Tiris.
Dalam pemberian gelar adat ini juga hadir Sekdaprov Riau, forkopimda Provinsi Riau, Bupati Kampar, Ketua DPRD Kampar dan masyarakat adat di Kenegrian Kampar.
Usai menerima gelar tersebut, Widodo, menyampaikan apresiasi atas amanah pemberian gelar terhadap dirinya selaku Kapolda Riau. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan baginya untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat Air Tiris.
"Saya bersyukur atas pemberian gelar ini dari masyarakat Air Tiris sebagai bagian dari budaya di NKRI," ujar Widodo.
Widodo juga mengaku sedikit takut dengan amanah yang ia terima pada hari ini. Namun ia tetap bersyukur dan memaknai gelar tersebut sebagai anugerah serta tanggungjawab.
"Ini kesempatan bagi saya untuk mengangkat masyarakat adat Air Tiris, memajukan kebudayaannya serta memberikan rasa aman kepada masyarakat," tambahnya.
Widodo juga yakin dengan adanya tradisi dan budaya yang terpelihara menjadi sumber energi kemajuan Riau dan Indonesia secara umum. Indonesia kaya dengan nilai luhur dan kearifan lokal. Kekayaan ini menjadi aset terbesar bagi bangsa untuk maju ke depan.
"Saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat Riau, khususnya masyarakat adat Air Tiris untuk terus berperan aktif untuk menjaga kerukunan," tutup Widodo. (int/nol)
Dalam pemberian gelar adat ini juga hadir Sekdaprov Riau, forkopimda Provinsi Riau, Bupati Kampar, Ketua DPRD Kampar dan masyarakat adat di Kenegrian Kampar.
Usai menerima gelar tersebut, Widodo, menyampaikan apresiasi atas amanah pemberian gelar terhadap dirinya selaku Kapolda Riau. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan baginya untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat Air Tiris.
"Saya bersyukur atas pemberian gelar ini dari masyarakat Air Tiris sebagai bagian dari budaya di NKRI," ujar Widodo.
Widodo juga mengaku sedikit takut dengan amanah yang ia terima pada hari ini. Namun ia tetap bersyukur dan memaknai gelar tersebut sebagai anugerah serta tanggungjawab.
"Ini kesempatan bagi saya untuk mengangkat masyarakat adat Air Tiris, memajukan kebudayaannya serta memberikan rasa aman kepada masyarakat," tambahnya.
Widodo juga yakin dengan adanya tradisi dan budaya yang terpelihara menjadi sumber energi kemajuan Riau dan Indonesia secara umum. Indonesia kaya dengan nilai luhur dan kearifan lokal. Kekayaan ini menjadi aset terbesar bagi bangsa untuk maju ke depan.
"Saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat Riau, khususnya masyarakat adat Air Tiris untuk terus berperan aktif untuk menjaga kerukunan," tutup Widodo. (int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga