Kegiatan yang difokuskan lapangan MTQ Pekanbaru, Selasa (30/1/2018) sekitar pukul 08.00 wib diikuti personel jajaran Polresta Pekanbaru untuk mengecek kesiapan menghadapi pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau 2018.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, S.I.K., S.H., M.H., langsung memimpin pemeriksaan gelar peralatan tersebut didampingi oleh Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., S.H., M.H., Kabag Ops Kompol Kurnia Setyawan, S.I.K., dan dihadiri para kabag, kasat, Kapolsek dijajaran Polresta Pekanbaru serta personel Polresta Pekanbaru dan Polsek jajaran.
Sejumlah peralatan seperti sepeda motor dinas bantuan dari Polri sebanyak 30 unit untuk para Bhabinkamtibmas berikut peralatan Binmas lainnya, serta kendaraan patroli dinas lainnya baik roda dua, roda empat maupun truk dalmas dan watercanon milik Sabhara juga dilakukan pengecekan.
Disamping itu pemeriksaan peralatan seperti senjata api genggam, senjata api laras panjang, gas air mata, dan peralatan sabhara lainnya, di cek untuk memastikan kondisinya agar siap jika harus digunakan sewaktu-waktu.
Menurut Kapolresta Pekanbaru, peralatan dinas tersebut sebagai perlengkapan anggota Polresta Pekanbaru untuk melakukan tugas sehari-hari di lapangan dalam mengamankan segala situasi.
"Perlengkapan dinas baik motor maupun peralatan Polri lainnya, tolong dijaga kebersihan dan dirawat. Kalau tidak kita yang open, usia pakainya cepat. Begitu juga senjata api hati-hati dalam penggunaan, tolong dijaga jangan sampai hilang, jaga kebersihannya," ungkap Kapolres.
Dalam rangka Ops Mantap Praja Muara Takus 2018, sebanyak 708 personel Polresta Pekanbaru, diback up oleh personel Brimob dan Polda Riau akan melaksanakan pengamanan di 1.798 TPS dari 83 kelurahan yang ada di Kota Pekanbaru.
"Setiap anggota Polresta Pekanbaru dilarang berfoto dengan pasangan calon. Jangan hadir pada kegiatan pasangan calon. Dilarang menggunakan properti dinas roda dua, roda empat, asrama, rumah pribadi terkait dengan giat Pilkada. Menggunakan medsos berbentuk apapun untuk bersimpati atau antipati kepada pasangan calon. Polri wajib netral, tugas kita Polri melakukan pengamanan selama proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018," tegasnya. (vie)