Kanal

Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi

RIAUIN.COM - Mahasiswa baru Institut Pendidikan dan Teknologi 'Aisyiyah Riau (IPTAR) diminta tidak sekadar mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan ijazah selama menempuh pendidikan tinggi. Mereka dituntut memanfaatkan keilmuan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan daerah, seperti kemacetan, sampah, hingga banjir di Kota Pekanbaru.

Tantangan tersebut disampaikan Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar saat mengisi kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) IPTAR Tahun Akademik 2026/2027 di Pekanbaru, Jumat (2/10/2026).

Markarius menegaskan bahwa kota merupakan laboratorium kehidupan tempat generasi muda belajar dan memberikan kontribusi nyata, bukan sekadar menyerahkan seluruh beban permasalahan kepada pemerintah.

"Di Kota Pekanbaru ada berbagai persoalan, mulai dari kemacetan, banjir, sampah, air minum, ruang publik, UMKM, hingga lapangan kerja. Saya berharap mahasiswa tidak hanya melihat persoalan tersebut sebagai sesuatu yang harus diselesaikan pemerintah, tetapi lihatlah sebagai kesempatan untuk belajar dan berkontribusi," ujar Markarius.

Selain masalah perkotaan, ia mengingatkan para mahasiswa baru untuk siap menghadapi pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, serta persaingan global yang bergerak sangat cepat. Menurutnya, mahasiswa harus fokus membangun lima pondasi utama selama masa perkuliahan, yakni ilmu, karakter, kompetensi, karya, dan jejaring.

"Jangan hanya bercita-cita menjadi orang pintar, bercita-citalah menjadi orang yang ilmunya bermanfaat. Jangan hanya ingin memiliki pekerjaan, bercita-citalah menjadi orang yang mampu menciptakan pekerjaan dan membuka kesempatan bagi orang lain," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir saat memasuki dunia kampus. Menurutnya, status mahasiswa menuntut keberanian untuk berpikir mandiri, menyampaikan pendapat, serta melihat persoalan dari sudut pandang yang luas.

"Kuliah adalah proses untuk mempersiapkan diri menjadi manusia yang lebih siap memberi manfaat. Jangan memandang kuliah hanya sebagai jalan untuk mendapatkan ijazah," tambah Markarius.

Kegiatan PKKMB ber tema Generasi Berkemajuan untuk Negeri dan Lingkungan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor I IPTAR Paijan Rambe M.Pd, Wakil Rektor II IPTAR Dr Asri Neli Putri M.Pd.E, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau M Job Kurniawan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Dr Hendri Sayuti MA, Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Riau Dr Epi Parinda M.Pd, serta Ketua Badan Pembina Harian Perguruan Tinggi 'Aisyiyah Riau Prof Dr Irwan Effendi M.Sc. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler