Kanal

Pemprov Riau Operasikan Pasar Murah Pekan Ini di Tiga Kabupaten dan Kota

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau menargetkan enam lokasi di tiga kabupaten dan kota untuk pelaksanaan operasi pasar murah sepanjang pekan ini, mulai 21 hingga 25 September 2026. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas harga serta menjamin pasokan bahan pokok bagi masyarakat.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti mengungkapkan bahwa program penanganan inflasi ini telah berjalan secara konsisten sejak awal tahun.

"Hari ini masuk pada operasi pasar murah ke-175 yang telah kita gelar sepanjang 2026. Ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam memastikan tersedianya bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat," ujar Tetty Nurdianti, Senin (21/9/2026).

Pada pelaksanaan hari pertama, kegiatan terbagi di dua lokasi berbeda, yakni Halaman Kantor Lurah Tangkerang Tengah di Kota Pekanbaru serta Madrasah Syekh Oesman Syahabuddin Al Kholidi Naqsabandi di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir.

Selanjutnya, pasar murah bergeser ke Halaman Kantor Kelurahan Umban Sari pada Selasa (22/9/2026), lalu menuju Halaman Kantor Lurah Minas Timur di Kabupaten Siak pada Rabu (23/9/2026). Untuk hari Kamis (24/9/2026), lokasi pasar murah dipusatkan di Halaman Dinas Peternakan Provinsi Riau, Jalan Pattimura, bertepatan dengan peringatan Bulan Bhakti Peternakan. Rangkaian kegiatan pekan ini akan ditutup di Lapangan Volly Jalan Paus, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai pada Jumat (25/9/2026).

Komoditas yang dijual mencakup beras SPHP seharga Rp60.000 per 5 kilogram, beras anak daro dan sokan seharga Rp84.500 per 5 kilogram atau Rp169.000 per 10 kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, serta minyak goreng Minyakita Rp15.500 per bungkus. Selain itu, terdapat telur ayam seharga Rp49.000 per papan, serta garam kemasan mulai dari Rp2.000.

Tetty Nurdianti mengimbau para pembeli untuk tetap tertib selama bertransaksi dan menjaga kelestarian lingkungan saat mendatangi lokasi acara.

"Kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik dan menggunakan masker jika kualitas udara tidak baik," kata Tetty Nurdianti. (Bil)

 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler