Kanal

Warga Sukarjo Mesim Bengkalis Galang Dana Mandiri Perbaiki Jembatan Parit Jawa

RIAUIN.COM - Warga Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis merogoh kocek sendiri untuk memperbaiki Jembatan Jalan Poros Parit Jawa di Dusun Parit Gelam. Langkah ini diambil guna menjaga urat nadi perekonomian warga yang saban hari melintasi jalur tersebut.

Inisiatif perbaikan muncul lantaran belum adanya kepastian dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengenai pembangunan jembatan secara permanen, terlebih di tengah isu efisiensi anggaran daerah.

Kepala Dusun Parit Gelam, Suhaedi Amiaru menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur ini murni mengandalkan kepedulian antawarga dan para pelaku usaha lokal.

"Jembatan ini merupakan akses penting bagi masyarakat di Kecamatan Rupat untuk menjalankan kegiatan ekonomi. Pekerjaan ini murni menggunakan dana swadaya masyarakat," kata Suhaedi, Sabtu (19/9/2026).

Suhaedi mengungkapkan, ketidakpastian perbaikan dari dinas terkait membuat warga memilih tidak tinggal diam. Apalagi fasilitas publik tersebut menjadi jalur perlintasan utama dalam mengangkut hasil bumi dan logistik harian.

"Belum ada kepastian, apalagi ada efisiensi," ujarnya.

Suntikan dana perbaikan jembatan dihimpun dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari petani, pengusaha tambak udang, sektor perkebunan sawit, hingga wakil rakyat dari daerah pemilihan Rupat dan Rupat Utara.

"Kegiatan ini murni dari swadaya masyarakat, dari pengusaha di sini, anggota dewan, dan masyarakat lainnya," tutur Suhaedi.

Meski jembatan dapat difungsikan kembali berkat gotong royong, masyarakat Desa Sukarjo Mesim tetap menaruh harapan besar agar Pemkab Bengkalis segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan permanen yang lebih kokoh.

Di sisi lain, perbaikan swadaya ini berlangsung seraya adanya penyesuaian skema penyaluran Dana Desa 2026 oleh pemerintah pusat yang berkaitan dengan program Koperasi Desa Merah Putih. Walau berpengaruh pada perencanaan anggaran desa, belum dipastikan apakah penyesuaian regulasi tersebut berimbas langsung pada tertundanya perbaikan fisik Jembatan Parit Jawa dari alokasi dana resmi. (*)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler