Kanal

Tabrak Pipa Minyak Pertamina di Rohil, Warga Sumut Meninggal di TKP

RIAUIN.COM - Polsek Kubu bersama Unit Laka Polres Rokan Hilir mendalami penyebab kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Lintas Kubu KM 41, Kepenghuluan Teluk Nilap, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir.

Korban bernama Saut Horas P. Sihombing (35), warga Desa Bangun Rejo, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian pada Kamis (27/8/2026) pagi. Korban diduga kuat menabrak pipa minyak milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) saat mengendarai sepeda motor Suzuki Smash berwarna hitam dari arah Simpang PT Jatim menuju Tap 3.

Kepolisian menduga peristiwa naas tersebut sebenarnya terjadi pada dini hari sebelum jasad korban ditemukan oleh warga setempat.

"Dari kondisi jenazah yang sudah kaku serta ditemukannya bercak darah dan bekas benturan pada pipa serta tiang penyangga pipa PHR, korban diperkirakan mengalami kecelakaan sekitar pukul 02.00 WIB," kata Kanit Reskrim Polsek Kubu Ipda Bayu Arisandi saat memberikan keterangan.

Keberadaan korban pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 07.30 WIB yang kemudian melaporkannya ke pihak RT setempat. Pihak RT setempat langsung meneruskan laporan tersebut ke polisi agar segera dievakuasi.

"Saya diberi tahu warga ada orang tergeletak di dekat pipa PHR. Saya langsung koordinasi dengan pihak RW untuk menghubungi polisi, dan tidak lama personel Polsek Kubu datang ke lokasi," ujar Edian Saputra, Ketua RT 05 Dusun Karya Nyata.

Mendapat laporan warga, personel Polsek Kubu yang dipimpin Ipda Bayu Arisandi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans Kepenghuluan Teluk Nilap menuju Puskesmas Rantau Panjang Kiri.

Berdasarkan pemeriksaan medis di puskesmas, Saut Horas mengalami luka berat di bagian kepala dan wajah, termasuk patah tulang pipi kanan (fraktur os maxillaris dextra), patah tulang rahang kanan (fraktur os mandibula), gigi depan atas patah, serta pendarahan hebat dari hidung dan mulut.

Saksi warga, Aman Sihombing (45), mengaku terakhir kali berinteraksi dengan korban pada Rabu (26/8/2026) sore di area perkebunan kawasan Tontang saat korban pamit untuk pulang.

Di TKP, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki Smash hitam, pakaian dan jaket hoodie milik korban, senter kepala, serta dua unit ponsel. Setelah berkoordinasi dengan keluarga, jenazah korban langsung diberangkatkan ke kampung halamannya di Sumatera Utara untuk dimakamkan.

"Kita masih lakukan penyelidikan lebih lanjut. Olah TKP dan keterangan saksi-saksi sudah kita himpun untuk memastikan kronologi lengkap hingga kecelakaan ini terjadi," pungkas Ipda Bayu Arisandi. (*)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler